Operasi Pasar Bulog Gunakan Beras Impor dari Empat Negara

TrubusNews
Astri Sofyanti
23 Nov 2018   14:31 WIB

Komentar
Operasi Pasar Bulog Gunakan Beras Impor dari Empat Negara

Stok beras di gudang bulog (Foto : Astri Sofyanti/ trubus.id)

Trubus.id -- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menyelenggarakan operasi pasar (OP) untuk menekan harga beras yang diprediksi bakal naik menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Beras yang digunakan Bulog untuk OP di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) berasal dari empat negara, yakni Thailand, Vietnam, India, dan Pakistan. Selain menggunakan beras impor untuk OP di PIBC, Perum Bulog juga memasok beras lokal untuk stabilisasi harga di Pasar Induk.

“Ada yang impor dan lokal. Komposisi antara beras impor dan beras lokal 50:50,” terang Direktur Operasional dan Pelayanan Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh di Jakarta, Jumat (23/11).

Sampai hari ini, Wahyudi mengatakan, sebanyak 1,8 juta ton beras impor sudah masuk ke Indonesia, dari total izin impor beras yang dikeluarkan pemerintah sebanyak 2 juta ton. 

Baca Lainnya: Stok Beras 2,4 Juta Ton, Bulog Berharap Harga Stabil

Ketersediaan beras medium di gudang Bulog saat ini sebanyak 2,4 juta ton. Dengan jumlah tersebut, ia menjamin Bulog mampu mencukupi kebutuhan beras medium untuk operasi pasar.

"Kami keluarkan sesuai kebutuhan pasar dan didamping Satgas Pangan," imbuhnya.

Sementara itu, sebagai permulaan Operasi Pasar yang telah dilaksanakan sejak, Kamis (22/11), Bulog telah menyuplai 100 ton beras medium ke pasar induk. 

Wahyudi menyebut siap mengguyur pasar induk dengan beras medium sebanyak 2.000 ton setiap hari.

“Dengan tambahan Operasi Pasar ke PIBC, Bulog memprediksi beras medium yang disalurkan lewat Operasi Pasar mencapai 5.000 hingga 6.000 ton per hari secara nasional,” ungkapnya.

Baca Lainnya: Operasi Pasar Beras Bulog Hanya untuk Jaga Harga

Lebih lanjut dikatakan Wahyudi, jika angka tersebut terealisasi, maka akan menjadi titik penyaluran beras medium tertinggi setelah Januari 2018. Untuk saat ini penyaluran beras medium melalui Operasi Pasar mencapai 3.000 ton per hari.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan didistribusikan ke daerah-daerah yang jauh dari sentra produksi beras, seperti Bogor, Bandung, dan Riau. 

Dengan begitu, menurutnya, pasokan beras tercukupi sehingga stabilitas harga beras jelang akhir tahun terjaga.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: