Kementan Paparkan Kebutuhan Daging Sapi dan Ayam Jelang Akhir Tahun

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
22 Nov 2018   14:00

Komentar
Kementan Paparkan Kebutuhan Daging Sapi dan Ayam Jelang Akhir Tahun

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita (Foto : Astri Sofyanti/ trubus.id)

Trubus.id -- Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menyampaikan update terbaru ketersediaan daging sapi, ayam, dan telur menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Diarmita menegaskan bahwa kebutuhan daging sapi, ayam, hingga telur menjelang akhir tahun cukup.

"Berdasarkan perhitungan ketersediaan dan kebutuhan daging sapi surplus sebanyak 11.219 ton. Produksi sapi lokal sebanyak 35.845 ton, sementara kebutuhan daging sapi 55.305 ton," kata Diarmita saat ditemui di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).

Baca Lainnya: Kementan Klaim Harga Daging Ayam Sudah 'Membaik', Berapa Harganya?

Lebih lanjut dikatakan Diarmita, kekurangan pasokan daging sapi sebanyak 30.679 akan dipenuhi melalui impor dengan komponen impor sapi bakalan sebanyak 18.217 ton (91.543 ekor sapi) dan komponen impor daging sapi/kerbau sebanyak 12.462 ton (62.623 ekor).

"Jadi saya mengumumkan ketersediaan daging sapi/kerbau menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru dalam keadaan aman," tambah Diarmita.

Sementara itu, berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan daging ayam 2018, Diarmuta menyimpulkan bahwa ada potensi surplus daging ayam tahun 2018 sebanyak 466.445 ton atau setara dengan 38.870 ton per bulannya.

Baca Lainnya: Tangani Lonjakan Harga Daging Ayam di Solo, Kemendag Turun Tangan

Dengan pasokan cukup dikatakan Diarmita, diharapkan masyarakat bisa merayakan hari besar dengan tenang.

"Kementan siap untuk menjaga keamanan dan ketersediaan pangan untuk masyatakat Indonesia," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Dharma Jaya, Johan Ramadhon menegaskan kebutuhan daging sapi/kerbau di DKI Jakarta untuk Natal hingga tahun baru 2019 masih dalam kondisi aman. Pasokan daging ayam ke pasar-pasar di DKI Jakarta sebagian besar dipasok dari peternak mandiri dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat dan Lampung.

“Kami sekarang ini menyediakan kebutuhan daging dan ayam untuk program pangan bersubsidi yaitu masyarakat penerima bantuan pangan bersubsidi. Untuk kebutuhan pasar pun kami jamin sesuai dengan kemampuan pasok yang dimiliki,” ucapnya.

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: