Percepat Pembangunan Pertanian 2019, Kementan Siapkan Rp 1,9 Triliun 

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
22 Nov 2018   11:00

Komentar
Percepat Pembangunan Pertanian 2019, Kementan Siapkan Rp 1,9 Triliun 

Kepala Biro Perencanaan Kementan, Kasdi Subagyono (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Workshop Rencana Kegiatan Anggaran untuk Dana Alokasi Khusus bidang pertanian tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan guna menyepakati kebijakan pusat untuk pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian. 

“Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam beberapa kesempatan selalu menyampaikan untuk mengalokasikan anggaran dengan efektif dan efisien dan benar-benar dikawal pemanfaatannya sampai ke tangan petani. Ini menjadi sangat penting agar pembangunan pertanian dan mensejahterakan petani terwujud,” demikian disampaikan Kepala Biro Perencanaan Kementan, Kasdi Subagyono melalui siaran pers yang diterima Trubus.id di Jakarta, Kamis (22/11).

Baca Lainnya: Kementan Pacu Produksi Kapulaga Sebagai Tanaman Obat

Alokasi anggaran yang tidak produktif dialihkan ke kegiatan yang bersentuhan langsung ke petani. Sehingga kebijakan ini berbuah pada pencapaian hasil kinerja Kementan ditunjukkan adanya peningkatan produksi di beberapa komoditas strategis nasional, peningkatan iklim investasi, peningkatan ekspor pertanian serta kesejahteraan petani.

“Kinerja Kementan sampai dengan tahun 2018 sangat luar biasa. Beberapa langkah terobosan seperti menggelontorkan alat mesin pertanian dengan kenaikan volume yg cukup fantastis mulai tahun 2014 sudah hampir 2.000 persen yang tersalurkan ke petani, penyediaan bibit unggul, mengintegrasikan pola tanam sawit- jagung, pengembangan lahan rawa untuk mendorong peningkatan produksi padi, pemberian asuransi pertanian untuk tanaman padi dan ternak yang jumlahnya akan selalu ditingkatkan, menggenjot perbaikan infrastruktur seperti jaringan irigasi, pembuatan embung, DAM parit, Long storage,” sambungnya.

Baca Lainnya: Berdayakan Pertanian di Lahan Kering, Kementan Kembangkan Padi Jenis Ini

Guna mendorong subsektor peternakan, telah diluncurkan kegiatan Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) yang mampu meningkatkan produksi daging sapi. Kementan pun telah mengimplementasikan berbagai program pembangunan pertanian untuk membangun negara, salah satunya dibuktikan dari ekspor di kawasan perbatasan Merauke ke Papua Nugini. 

“Langkah langkah tersebut tanpa disadari memberikan dampak dan efek yang sangat luar biasa dalam kinerja, memang pada saat awal terlihat terseok seok tetapi setelah menjalankan arahan Menteri pertanian bagus juga hasilnya dan kita semua bisa melihatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Kasdi menambahkan, Kementan akan lebih konsen dalam merancang dan merencanakan pengalokasian DAK bidang pertanian ke kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada pembangunan pertanian. Di antaranya fokus pada perbaikan infrastruktur seperti pembangunan balai perbenihan, balai mekanisasi pertanian, pembangunan laboratorium dan perbaikan infrastruktur air (irigasi air tanah, embung, dam parit, longstorage, pintu air). 

Selain itu, pengalokasian DAK ini juga untuk kegiatan jalan usaha tani dan jalan produksi, peningkatan sarana penyuluh pertanian dan pembangunan lumbung pangan masyarakat. 

“Untuk mendorong percepatan dan pelaksanaan rancangan kegiatan DAK bidang pertanian ini dibutuhkan sinergitas antara pusat dengan daerah, dalam mekanisme perencanaan diharapkan pemerintah daerah sejalan dengan apa yang telah dirancang pemerintah pusat. Persoalan dilapangan seyogyanya bisa dikoordinasikan secara efektif dilapangan,” pungkasnya.  

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: