Membaca Pertanda Serangkaian Teror Harimau di Provinsi Riau

TrubusNews
M Syukur | Followers 2
22 Nov 2018   10:30

Komentar
Membaca Pertanda Serangkaian Teror Harimau di Provinsi Riau

Harimau Bonita sempat jadi momok menakutkan bagi warga Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Di samping itu, menjelang Bonita ditangkap, kabar kemunculan Datuk Belang berhembus di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Kesaksian warga, ada dua individu muncul diperkirakan induk dan anaknya yang sedang mencari makan.

Jejak induk harimau dan anaknya di Teluk Meranti. (Foto: Trubus.id/ M Syukur)

Kemunculan di Desa Lugu Loga itu terjadi 9 April 2018. Lokasi ini berdekatan dengan Kecamatan Pelangiran, tempat Bonita dan Boni muncul. Lokasi ini juga berbatasan ke Kerumutan yang menjadi tempat suaka margasatwa dan didiami beberapa harimau.

Kabid I BBKSDA Mulyo Hutomo dikonfirmasi kala itu menyebut tim turun ke lokasi dan menemukan jejak-jejak dengan ukuran berbeda. Dia menduga itu jejak induk yang sedang mencari makan bersama anaknya.

Perlintasan Harimau di Pelalawan

Terakhir, harimau di Pelalawan ini muncul pada Agustus 2018. Hal itu membuat Polsek setempat rajin melakukan patroli untuk menghindari adanya ternak warga yang diserang. 

"Karena ini daerah perlintasannya. Apalagi rumah penduduk yang dekat dengan hutan. Kita selalu mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati," kata Kapolsek Teluk Meranti Iptu Edy pada Senin, 13 Agustus 2018.

Edy bercerita pernah bertemu dengan si Datuk Belang ketika melakukan operasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama tim gabungan. Namun, ketika sudah kelihatan dari kejauhan, harimau itu kembali masuk ke hutan dan menghilang.

Datuk Belang Indragiri Hulu

Usai Pelalawan, giliran masyarakat di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, diresahkan kemunculan Harimau Sumatera pada akhir Mei 2018. Hewan belang ini sering menampakkan diri selama beberapa hari dan berkeliling di arel perkebunan sawit.

"Hasilnya memang ditemukan jejak diduga harimau sumatera," ucap Kapolres Indragiri Hulu, Ajun Komisaris Besar Polisi Dasmin Ginting, Kamis, 31 Mei 2018.

Dasmin menerangkan, informasi penampakan harimau sumatera ini pertama kali dilaporkan oleh sekuriti perusahaan sawit setempat bernama Syahrial. Penuturan Syahrial, ada beberapa karyawan dan sopir mobil sawit perusahaan yang menyebut seekor harimau berkeliaran, tepatnya di perbatasan Kecamatan Lirik dan Air Molek.

Harimau itu kini sudah tak ada lagi kabarnya. Besar kemungkinan kembali masuk ke habitatnya atau mencari lokasi lain yang masuk ke wilayah jelajahnya.

Harimau Kampar Bikin Gempar

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: