Pangdam Jaya Siapkan 2.500 Personel Guna Hadapi Ancaman Banjir di Ibu Kota

TrubusNews
Astri Sofyanti
21 Nov 2018   19:30 WIB

Komentar
Pangdam Jaya Siapkan 2.500 Personel Guna Hadapi Ancaman Banjir di Ibu Kota

Pangdam Jaya, Mayjen Joni Supriyanto bersama Kepala BBWS Ciliwung Cisadane menyusuri Sungai Ciliwung. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Panglima Komando Daerah Militer (Kodam Jaya), Mayor Jenderal Joni Supriyanto bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) menelusuri Sungai Ciliwung sejauh 13 kilometer mulai dari Condet hingga Manggarai, Rabu (21/11).

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan melanda DKI Jakarta. Selain menyusuri Sungai Ciliwung, ia juga telah menyiagakan 2.500 personel guna menghadapi ancaman banjir di ibukota.

"Untuk mengurus banjir tahunan, kita sudah menyiagakan 2.500 personel. Ada juga babinsa untuk memantau, terbagi sektor-sektornya. Utamanya meminta menjaga kebersihan lingkungan dan mempersiapkan masyarakat," kata Mayjen Joni di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan (21/11).

Baca Lainnya : Terancam Banjir, Pemprov DKI Beberkan 3 Solusi untuk Mengatasi  

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya meminta warga Jakarta, khususnya yang tinggal di dekat sungai, untuk meningkatkan kesadaran dan tidak lagi membuang sampah ke sungai dan kali. Hal ini mengingat, ia masih banyak menjumpai tumpukan sampah sepanjang Sungai Ciliwung.

Selain itu, Kodam Jaya juga menyiapkan beberapa armada untuk membantu penanggulangan banjir.

"Ada escavator, hovercraft kapal yang tidak akan kandas karena baling-balingnya di atas, ada juga sampan tanpa mesin. Sudah kami plotting di tempat-tempat yang butuh bantuan," ujarnya.

Baca Lainnya : Ahli Tata Kota Ungkap 5 Cara Antisipasi Banjir Jakarta

Sementara itu, Kepala BBWSCC, Bambang Hidayah juga mengatakan pihaknya siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menanggulangi banjir. Bambang menyatakan, pihaknya kini masih melakukan kajian untuk melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung yang terhenti sejak 2017. Untuk penanganan jangka pendek, BBWSCC menyiagakan personel untuk penanganan banjir.

"Prabanjir ini kami sudah siapkan satgas, pengawasan banjir sudah disiapkan, alat-alat sudah disiapkan, dan juga peta rawan banjir kita siapkan. Intinya kami siap bantu Pemprov DKI," ujar Bambang.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis peta rawan banjir. Menurut BPBD sebanyak 109 titik yang rawan banjir di enam wilayah di Jakarta. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: