Tragis, 80 Persen Ikan di Sungai Terpanjang Kedua Dunia Terkontaminasi Plastik 

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
21 Nov 2018   10:31

Komentar
Tragis, 80 Persen Ikan di Sungai Terpanjang Kedua Dunia Terkontaminasi Plastik 

Sungai Amazon (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sebuah penelitian  pada sungai Amazon di Brasil, akhirnya mengungkapkan fakta baru, bahwa 80 persen ikan air tawar di sungai terpanjang kedua di dunia tersebut terkontaminasi plastik. Fakta dan data baru ini terungkap secara tidak direncanakan, karena tujuan penelitian awal adalah melihat ekologi makan ikan. 

Tim yang dipimpin oleh Marcelo Andrade dari Universitas Federal Pará di Brasil menjelaskan bagaimana mereka menemukan puing-puing plastik di berbagai ikan di Sungai Xingu, Brasil, sebuah anak sungai Amazon. Ikan omnivora, herbivora, dan karnivora semuanya ditemukan memiliki plastik di organ tubuhnya.

Para peneliti melihat isi perut dari 172 spesimen dan  menemukan potongan plastik berukuran mulai dari 1 hingga 15 milimeter di seperempat dari mereka. Plastik yang ditemukan  tidak pada pola yang konsisten. 

Baca Lainnya: Waspada, Ikan Juga Berpotensi Mengandung Mikroplastik

"Kantong plastik, botol, peralatan memancing, dan produk lainnya memasuki badan air Amazon dan terdegradasi menjadi partikel meso dan mikro-plastik yang dapat dicerna, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui rantai makanan, oleh ikan," tulis tim tersebut.

Dalam jurnal Environmental Pollution, yang mengulas laporan tersebut ditulis secara total, lebih dari 80 persen spesies yang mereka periksa pernah menelan plastik.  96 keping plastik ditemukan pada 46 ikan. Ini termasuk piranha perut merah dan dolar perak redhook. 

Sampah plastik tersebut juga termasik selusin polimer yang berbeda dari plastik yang biasa digunakan dalam pembuatan tas, botol, dan banyak lagi.

"Ini adalah kejutan yang menyedihkan karena pada tahap awal penelitian kami, tujuan utamanya adalah untuk memahami ekologi makan ikan, tetapi ketika kami mulai menganalisis isi perut kami menemukan plastik," kata rekan penulis studi Tommaso Giarrizzo dari Universitas Federal Pará di Brazil.

Baca Lainnya: Astaga, Ada Gelas Hingga Sandal Jepit di Perut Paus yang Mati di Wakatobi

Ia mengatakan, hasil penelitian ini memberi petunjuk bahwa  pencemaran Sungai Amazon menjadi penyebab  seperlima dari semua limbah plastik laut. Sekitar 60.000 ton (66.000 ton) plastik diperkirakan dibawa Sungai Amazon ke Samudera Atlantik setiap tahun.

Tetapi dunia sekarang mulai mendorong kembali melawan polusi plastik. Beberapa merek terbesar di planet ini baru-baru ini berjanji untuk menghilangkan plastik sekali pakai dari produk mereka, sementara Uni Eropa juga telah memilih melarang penggunaan plastik sekali pakai.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: