Tim ERCB Salurkan 100 Ton Beras di Palu, Sigi dan Donggala

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
16 Nov 2018   18:30

Komentar
Tim ERCB Salurkan 100 Ton Beras di Palu, Sigi dan Donggala

Tim ERCB menyalurkan bantuan beras pada korban bencana di Kabupaten Donggala, Sigi dan Kota Palu. (Foto : Trubus.id/ Thomas Aquinus)

Trubus.id -- Hingga 2 bulan pascabencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi, terhitung tim ERCB telah membagikan sekitar 100 ton beras di 18 Desa yang tersebar di Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kota Palu.

Dikatakan Ilham dari LPTP (Solo) yang tergabung dalam konsorsium Emergency Response Capacity Building (ERCB), bantuan logistik beras disalurkan berdasarkan hasil kajian awal yang dilakukan tim ERCB.

Tim ERCB menyalurkan bantuan beras kepada warga korban bencana di Sulteng. (Foto: Trubus.id/ Thomas Aquinus)

“Bantuan beras berdasarkan kebutuhan pokok. Selain itu juga melihat padi yang belum memasuki masa panen. Ini semua berdasarkan hasil kajian awal yang dilakukan tim ERCB,” ungkap Ilham, Jumat (16/11).

Baca Lainnya : Cerita Pengungsi Palu yang Sulit Mendapatkan Bantuan Beras

Adapun wilayah yang mendapat bantuan beras ERCB di Kabupaten Donggala yaitu Desa Salumbone dan Desa Kabonga Besar. Di Kota Palu yaitu di Kelurahan Mamboro, Panau dan Buluri. Empat desa di Kabupaten Sigi yaitu, Desa Langaleso, Omu, Tuva dan Salua. 

Sementara itu di Kecamatan Marawola Barat terdiri dari Desa Panasibaja, Lewara, Wawujai, Matantimali, Soi, Wiapore, Dombu, Ongulero, Taipanggabe dan Lemosiranindi. Dijelaskan juga, beberapa warga desa memang masih membutuhkan bahan logistik karena termasuk ke dalam kebutuhan pokok yang cepat habis.

“Walaupun masa tanggap darurat sudah selesai, namun kebutuhan pangan masih dibutuhkan, seperti beras, minyak goreng dan ikan asin,” jelasnya. 

Baca Lainnya : Hasil Kajian di 40 Desa, Inilah Bantuan yang Dibutuhkan Korban Bencana Pascagempa Palu

Ilham mengatakan, bahwa tidak semua desa dapat terintervensi bantuan logistik karena melihat sudah ada beberapa desa yang banyak memperoleh support bantuan. 

“Kita selektif tidak semua desa, seperti di (Desa) Loli berdasarkan kebutuhan dan sudah banyak yang support. Bantuan kita memang di desa-desa yang tidak banyak terintervensi,” terangnya.

Ilham juga berharap, distribusi bantuan logistik selesai secepatnya agar ERCB dapat merencanakan kegiatan selanjutnya seperti program pascabencana.  

“Diperkirakan minggu ketiga November selesai,” katanya.

Warga ikut membantu menurunkan beras (Foto: Trubus.id/Thomas Aquinus)

Desa Langaleso

Sementara itu ditempat terpisah di Dusun 2, Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, selain bantuan makanan berupa beras, tim ERCB juga membagikan bantuan berupa paket Hygiene kit, water purifier, shelter, pembangun MCK, water tank (tandon) dan tempat sampah.

Muhammad Rida, Sekretaris Desa yang tinggal di Dusun 2, Desa Langaleso mengungkapkan, selama ini bisa dikatakan bantuan dari tim ERCB adalah yang terbesar masuk ke dusunnya. 

“(Kita) sangat terbantu sekali dengan bantuan relawan dari ERCB ini, saya dapat bantuan yang terbesar ini dari ERCB. Yang beras hampir 5 ton kemarin itu dusun 2 dapat semua. Kemudian ada sisanya kita bagi-bagi ke masyarakat yang membutuhkan kaya lansia di dusun 1,” katanya. 

“Karena kita semua keluarga di (Desa Langaleso) sini kita membantu. Saya kumpulkan kepala dusun (RT)  saya minta pendapatnya dan di iyakan. Kita mendapat 25 kg, hasil musyarawah 20 kg saja di dusun 2, sisanya bantu ke dusun 1,” pungkasnya. [NN] 


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: