Lagi, KP2C Temukan Gunungan Sampah yang Lebih Besar di Sungai Cikeas

TrubusNews
Syahroni
16 Nov 2018   17:00 WIB

Komentar
Lagi, KP2C Temukan Gunungan Sampah yang Lebih Besar di Sungai Cikeas

KP2C dan Pasukan Katak DLH Kota Bekasi bahu-membahu membersihkan gunungan sampah di aliran Sungai Cikeas, Jumat (16/11). (Foto : Doc/ KP2C)

Trubus.id -- Setelah berhasil mengangkat gunungan sampah di Bendung Koja Rabu (14/11) kemarin, Komunitas Peduli Sungai  Cileungsi-Cikeas (KP2C) bersama elemen masyakarat kembali menemukan gunungan  sampah yang lebih  besar di aliran sungai Cikeas, Bekasi (Jawa  Barat), Jumat (16/11).

Yang mengejutkan, volume sampah yang kali ini mereka temukan, jumlahnya lebih besar dari yang sebelumnya mereka angkat.

Tumpukan sampah di aliran Sungai Cikeas kembali ditemukan KP2C, Jumat (16/11) pagi. (Foto: Doc/ KP2C)

"Volumenya sangat besar, lokasinya sekitar 600 meter ke hulunya Bendung Koja, Jatiasih, Bekasi. Persisnya di samping perumahan Puri Nusaphala, Jatiasih," beber Puarman, Ketua KP2C di lokasi penemuan, Jumat (16/11). 

Baca Lainnya : Sampah Menggunung, 4 Perumahan di Bogor Terancam Tenggelam

Puarman memperkirakan, ada 1.200 meter kubik sampah yang menumpuk di aliran sungai Cikeas. Sebagian besar sampah itu adalah bambu yang jika tidak segera diangkat dikhawatirkan akan hanyut ke Bendung Koja dan menyumbat aliran sungai Cikeas. 

Tumpukan sampah itu sendiri berpotensi menyebabkan banjir di empat perumahan seperti di Vila Nusa Indah 3 (Bogor),  Vila Mahkota Pesona (Bogor), Puri Nusaphala (Bekasi), dan Perumahan Mandosi (Bekasi).

Ketua KP2C, Puarman dan Pasukan Katak DLH Kota Bekasi bekerja sama membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Cikeas, Jumat (16/11). (Foto: Doc/ KP2C)

Puarman mengatakan, KP2C telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk segera membersihkan tumpukan sampah tersebut. Pihak yang terlibat terdiri atas KP2C, PJT 2 Bekasi, Pasukan Katak DLH Bekasi dan RT/RW Kel Jatiluhur, Jatiasih. 

Baca Lainnya : Musim Hujan Tiba, Warga Wajib Gerebek Sampah di Akhir Pekan

Dapat laporan adanya tumpukan sampah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi langsung bergerak cepat dengan segera menurunkan 18 anggota pasukan kataknya untuk ikut membersihkan gunungan sampah tersebut.

"Kepala DLH Bekasi berencana mau turun langsung ke lokasi. KP2C mengapresiasi langkah tersebut. Sementara Lurah Jatiluhur, Soviah pun memberikan apresiasi kepada KP2C karena telah menginisiasi dan mengkoordinir pembersihan ini," tutur Puarman.

Dalam kegiatan bersih-bersih itu, warga tampak antusias menyambut tim bebersih, dan berencana melakukan kerja bakti serentak Sabtu (17/11) dan Minggu (18/11) mendatang. [RN] 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: