Indonesia Siaga Hadapi Dampak Perubahan Iklim yang Munculkan Virus Baru

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
15 Nov 2018   19:30

Komentar
Indonesia Siaga Hadapi Dampak Perubahan Iklim yang Munculkan Virus Baru

Perubahan iklim dipercaya mampu menimbulkan virus penyakit baru yang lebih berbahaya. (Foto : Istimewa)

Belum lama ini, Pemerintah Australia menyampaikan peringatan perjalanan bagi warganya yang berencana melancong ke Indonesia, Khususnya ke Bali. Langkah ini diambil terkait kasus penyebaran virus Je di wilayah tersebut. 

Peta penyebaran Japanese encephalitis di Indonesia. (Foto data: Meee Vet)

Bahkan, Pemerintah Australia menyatakan meski risiko terinfeksi Je rendah warga Australia sebaiknya berusaha menghindari gigitan nyamuk dan mendapatkan vaksin sebelum bepergian. Berdasarkan informasi di laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Je merupakan penyebab terpenting viral encephalitis di Asia. Flavavirus terkait dengue, demam kuning dan virus West Nile ini biasanya menyebar melalui nyamuk.

Virus Je menular ke manusia melalui giginya nyamuk spesies Culex yang sudah terinfeksi, utamanya Culex tritaeniorhynchus. Tapi juga bisa ditularkan melalui burung, kelelawar, sapi dan babi. Seseorang yang infeksi virus Je biasanya akan ditandai dengan demam dan sakit kepala ringan atau tanpa gejala sama sekali. Meski begitu, hampir satu dalam 250 infeksi menyebabkan sakit klinis parah seperti demam tinggi, leher kaku, disorientasi, koma, kejang, kelumpuhan dan bahkan kematian.

Langkah Pemerintah Menghadapi Ancaman Kesehatan Global

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: