Indonesia Siaga Hadapi Dampak Perubahan Iklim yang Munculkan Virus Baru

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
15 Nov 2018   19:30

Komentar
Indonesia Siaga Hadapi Dampak Perubahan Iklim yang Munculkan Virus Baru

Perubahan iklim dipercaya mampu menimbulkan virus penyakit baru yang lebih berbahaya. (Foto : Istimewa)

Di Australia, virus Je terbilang kurang umum. Meski begitu, pernah ditemukan kasus Je di Australia. Pada tahun 2015 lalu, seorang pria asal Melbourne didiagnosis mengalami Je. Kasus tersebut merupakan yang pertama kalinya terjadi di Victoria.

Peta penyebaran global virus Japanese encephalitis. (Foto: Scientific Diagram)

Penyebaran Je di Australia pertama kali terjadi di Torres Strait pada tahun 1995. Dua dari tiga kasus yang ditemukan saat itu disebut sebagai kasus yang fatal. Guna menghindari penyebaran virus Je, Pemerintah Australia kemudian mengeluarkan tavel warning dan melarang warga negaranya untuk berkunjung ke negara yang terjadi penyebaran virus Je, dan terakhir dikeluarkan untuk warganya yang akan berkunjung ke Indonesia.

Vaksin Je tersedia untuk seseorang yang berusia 12 bulan ke atas. Direkomendasikan untuk wisatawan yang akan berpergian ke pedesaan atau negara yang berisiko tinggi terjadi penyebaran Je.

"Pengobatan yang ada bersifat suportif untuk mengurangi tingkat kematian akibat Je. Oleh karenanya, upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN Plus) bersama masyarakat dan imunisasi adalah cara pencegahan paling efektif," kata Menteri Kesehatan, Nila Moeloek.

Penyebaran Virus Je di Tanah Air

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: