Jelang Natal, Dirut Food Station Tjipinang Jaya Janjikan Harga Beras Medium Sudah Stabil

TrubusNews
Astri Sofyanti
15 Nov 2018   16:30 WIB

Komentar
Jelang Natal, Dirut Food Station Tjipinang Jaya Janjikan Harga Beras Medium Sudah Stabil

Stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Direktur Utama PT Food Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi menjanjikan harga beras medium kembali stabil menjelang Natal dan tahun baru 2019. Sebagaimana disampaikan Arief, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk menjaga stok beras hingga akhir tahun. Jika rencana ini terlaksana ia menilai harga beras medium bisa turun. 

Arief mengakui adanya kenaikan harga beras medium atau IR643 sejak minggu kedua bulan November 2018. Harga beras medium naik menjadi Rp9.225 per kilogram (kg) padahal sebelumnya hanya sekitar Rp8.700 per kg. Untuk mengatasinya, Areif menyatakan akan segera menambah stok beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). 

Baca Lainnya : Harga Beras Mahal, Sekjen Kemendag: Ada Dua Penyebabnya

"Secepatnya kita gelontorkan," tegasnya usai menghadiri rapat koordinasi bersama Bareskrim Polri di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (15/11).

Selain itu,  Pasar Induk Cipinang juga sudah sepakat dengan operasi pasar yang dikoordinasikan oleh Food Station bersama Satgas Pangan dan pemangku kebijakan lainnya. Sehingga operasi pasar (OP) bisa segera dilaksanakan. Ia juga menargetkan tidak adanya penimbunan pada Cadangan Beras Pemerintah (CBP). 

Baca Lainnya : Harga Beras Mulai Melonjak, Ada Potensi Kekurangan Beras di Akhir Tahun

Lebih lanjut dikatakan Arief, saat ini Pasar Induk Beras Cipinang memiliki stok 50 ribu ton beras. Jumlah sebanyak itu masih dikatakan batas sangat aman. Adanya kenaikan harga beras medium beberapa waktu terakhir ini, menurut Arief karena panen di akhir tahun merupakan panen beras kualitas di atas medium.

"Hanya, karena di akhir tahun ini panennya panen yang baik kualitas berasnya jadi patahannya sedikit bergeraknya ke medium up sehingga harganya lebih tinggi. Kita perlukan bantuan dari Bulog untuk mengguyur beras medium, sehingga harga bisa kembali stabil," pungkasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: