Kembalikan Fungsi Habitat Biota Air, LIPI Revitalisasi Danau Tempe

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
15 Nov 2018   14:30

Komentar
Kembalikan Fungsi Habitat Biota Air, LIPI Revitalisasi Danau Tempe

Kondisi Danau Tempe, Sulawesi Selatan semakin mengkhawatirkan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sejak abad ke-14 sebelum Masehi, penebangan hutan secara luas, pembukaan lahan pertanian secara terus menerus, ditambah pembukaan serta perluasan lahan perkebunan palawija dengan cara yang tak ramah lingkungan, menyebabkan perbukitan menjadi gundul, lembah menjadi tandus serta musnahnya berbagai jenis flora.

Kondisi ini tentunya berdampak pada terjadinya erosi serta pendangkalan danau. Hal ini lah yang kini terjadi di Danau Tempe yang berada di bagian barat Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Karena alasan itulah, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan riset revitalisasi berbasis daya dukung ekosistem untuk mengembalikan habitat biota air di danau tersebut.

Baca Lainnya : Danau Tempe Direvitalisasi, Ini efek yang Akan Dirasakan Warga Sulawesi

"Prinsip revitalisasi sendiri adalah mengembalikan fungsi habitat dalam mempertahankan atau memperluas genangan tidak permanen dan memperdalam genangan permanen sehingga jasa ekosistem pada sektor perikanan terjaga kelestariannya," kata Dr. Iwan Ridwansyah kepada Trubus.id di Kantor LIPI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Lebih lanjut Iwan mengatakan, revitalisasi Danau Tempe yang akan dilakukan LIPI berupa pengerukan sedimen danau untuk mengendalikan gulma air dan membersihkan eceng gondok yang tumbuh secara rutin.

Sebagai informasi, dilakukannya revitalisasi ini dinilai mampu menambah kapasitas volume tampungan sebesar 7,23 juta m3, dari kapasitas volume tampungan saat ini sebesar 207,66 juta m3. Bertambahnya volume tampungan akan dapat memenuhi kebutuhan air baku masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Tempe, dari sekitar 23 ribu jiwa menjadi 30 ribu jiwa.

Baca Lainnya : Kang Emil Bergerak Cepat Bentuk Tim Khusus Revitalisasi Sungai

Selain itu, revitalisasi juga mampu meningkatkan indeks sektor pertanaman dari 106 persen (Padi–Palawija) menjadi 260 persen (Padi-Padi-Palawija). Sebagaimana diketahui, selama ini, lahan pertanian seluas 5.000 hektare di sekitar danau disuplai melalui irigasi pompa dari Danau Tempe.

Sementara itu, luas lahan perikanan juga meningkat dari 22.400 hektare menjadi 23.061 hektare berupa budidaya ikan gabus, nila, dan sepat siam. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: