Juwari, Sukses Ubah Lahan Tandus Jadi Produktif dengan Ratusan Embung

TrubusNews
Karmin Winarta | Followers 0
15 Nov 2018   11:21

Komentar
Juwari, Sukses Ubah Lahan Tandus Jadi Produktif  dengan Ratusan Embung

Pak Juwari saat menerima Kalpataru 2018 (Foto : Istimewa)

Kepada Trubus.id ia mengatakan, "Awalnya dirinya bersama warga setempat hanya mampu membuat embung yang kecil. Itupun secara manual, belum memakai alat-alat berat. Usahanya membuahkan hasil. Sehingga ia lebih giat lagi membangun embung lebih banyak. Pada tahun 2008 pembuatan embung sudah memakai alat berat seperti excavator.

Baca Lainnya: Nauval, Entrepreneur Muda dari Boyolali yang Berdayakan 250 Petani Susu

Dengan membangun embung yang mampu memanen air hujan, lahan di sekitar embung bisa bisa ditanami. Pak Juwari dan warga menanami lahan tersebut dengan sistem tumpang sari. Selain menanam padi, warga juga menanam bawang merah dan sayuran lainnya.

Dirasa berhasil, "hobi" Pak Juwari membuat embung tak terbendung. Sampai hari ini, ia bersama warga telah mampu membuat embung sebanyak 525 dan mampu mengairi lahan sebanyak 70 hektar. Warga desa Nawungan Satu, Selopamioro, Imogiri kini bisa menanami lahan pertaniannya tidak hanya saat musim hujan, tapi juga musim kemarau.

Pak Juwari yang juga ketua kelompok tani, Lestari Mulyo tampaknya tak kenal lelah bagaimana membuat terobosan agar pertanian di kampungnya maju. Ia pun melakukan studi banding ke berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini kelompok tani yang dipimpinnya beranggotakan 450 petani.

Selain mengubah lahan tandus menjadi produktif, Pak Juwari juga menyelamatkan 4 sumber mata air yang ada di desa tersebut. Pak Juwari bersama warga melakukan penghijauan di lahan kritis seluas 35 hektare. Hasilnya, sumber air kini debitnya meningkat hinggal 90 persen dan difungsikan sebagai air minum untuk warga. 

Baca Lainnya: Dengan Hidroponik, Sekarang Faris Sukses Jadi Petani Kekinian

Usaha Pak Juwari ini mendapat apresiasi pemerintah dengan mendapatkan anugerah Kalpataru 2018. Award itu diterima langsung dari Menko Perekonomian Darmin Nasution pada Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Batu Putih, Bitung, Sulawesi Utara.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait