Pasar Lelang Hortikultura di Sumatra Selatan Beri Banyak Manfaat untuk Petani

TrubusNews
Astri Sofyanti
13 Nov 2018   22:00 WIB

Komentar
Pasar Lelang Hortikultura di Sumatra Selatan Beri Banyak Manfaat untuk Petani

Cabai merah. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Bank Indonesia Sumatera Selatan membangun pasar lelang hortikultura di Desa Muara Burnai I, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Pasar yang dibangun pada Oktober 2016 lalu itu sangat membantu petani dalam memasarkan cabai. Apalagi, Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu sentra cabai, tepatnya di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, Pedamaran, Kayu Agung dan Jejawi.

Foto: Pixabay/ Jill111.

Panen cabai di Desa Muara Burnai dilaksanakan empat kali seminggu agar transaksi bisa dilakukan setiap Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu. Aktivitas dimulai sejak petani menyetor cabai yang kemudian ditimbang petugas. Batas akhir kedatangan cabai pukul 15.00 WIB, dicatat berdasarkan nama petani yang menyetor.

Ada ketentuan pengurangan jumlah berat cabai karena penyusutan panen pagi hari hingga pengiriman sore. Ketentuannya, untuk berat cabai 30 kilogram dipotong 0,5 kg; 60 kg dipotong 1 kg; di atas 60 kg dipotong 1,5 kg.

Baca Lainnya : Petani di Sumatra Barat: Cabai dari Jawa Bikin Harga Hancur

Untuk penentuan harga, petugas pasar lelang mencari informasi harga cabai yang berlaku di Pasar Jakabaring, Padang, Jambi dan Jakarta. Harga bersih tertinggi yang akan dimenangkan dan diberlakukan.

Sebagai contoh, jika ada penawaran dari Jambi seharga Rp18.000 dan penawaran Rp15.000 dari kota Palembang, keuntungan bersih lebih tingi didapat petani pada harga penawaran Rp15.000 dari Kota Palembang.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: