Direktur Alsintan yang Baru Dituntut Optimalkan Alsintan di Lahan Rawa

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
12 Nov 2018   22:00

Komentar
Direktur Alsintan yang Baru Dituntut Optimalkan Alsintan di Lahan Rawa

Direktur Alsintan Andi Nur Alam Syah (tengah) membacakan pakta integritas dalam acara pelantikan. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Sebagai wujud mengimplementasikan reformasi birokrasi agar mengakselerasi kinerja jajaran pegawai pegawai di ruang lingkup Kementerian Pertanian sehingga mampu bekerja keras dan mewujudkan pembangunan pertanian yang modern dan menyejahterakan petani, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman melantik 9 Pejabat Tinggi Pratama atau Eselon II dan 6 Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan).

Pelantikan digelar di Auditorium Kementan, Jakarta, Senin (12/11).  Salah satu pejabat Eselon II yang dilantik diantaranya adalah Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Andi Nur Alamsyah (44). pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan 1975 silam ini nantinya akan mengemban tugas khusus dari Kementan untuk mengoptimalkan penempatan alsintan terutama untuk lahan rawa.

Baca Lainnya : Berkat Alsintan Bantuan Pemerintah, Luas Tanam Padi di NTT Terus Meningkat

“Kepada Direktur Alsintan saya minta agar mengoptimalkan dan meningkatkan penempatan alsintan terutama untuk lahan rawa. optimalkan lahan rawa,” ujar Amran.

Menanggapi hal ini, mantan Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) dan mantan Kepala Bidang Program dan Evaluasi di Pusat Penelitian dan Pengembangan perkebunan ini menegaskan, optimalisasi pemanfaatan alsintan menjadi pekerjaan utama yang harus diselesaikan. Hal ini penting mengingat bantuan Kementan berupa alsintan selama pemerintahan Jokowi-JK hingga saat ini saat besar yakni 423.197 unit, naik 1.526% dari 2013.

“Pendistribusian dan pemanfaatan alsintan bantuan alsintan ini harus tepat. Pemerintah daerah dan petani yang mendapatkan bantuan harus benar-benar dipastikan memanfaatkan alsintan untuk kegiatan pertanian yang mendorong peningkatan produksi dan pendapatan petani,” tegasnya.

Baca Lainnya : Siaga Kemarau, Mentan Percepat Penyebaran Alsintan

Untuk mewujudkan hal itu, Andi mengatakan pihaknya akan aktif terjun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan dan memastikan alsintan beroperasi.

“Tidak hanya cek dengan turun langsung ke lapangan, kami juga akan melakukan monitoring dengan menggunakan sistem. Jadi ketahuan, kalau alsintan seperti traktor itu penerimanya petani apa bukan dan beroperasi apa menganggurnya. Reformasi aturan dan sistem yang kami lakukan. Kalau terbukti alsintan tidak dipakai, kami akan tarik, dialihkan ke daerah yang membutuhkan,” tuturnya.  [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: