Selain Obat Hewan, Babi juga Bantu Tingkatkan Nilai Ekspor Peternakan

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
12 Nov 2018   21:30

Komentar
Selain Obat Hewan, Babi juga Bantu Tingkatkan Nilai Ekspor Peternakan

Ilustrasi peternakan babi di Indonesia. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan nilai ekspor di sektor peternakan berbuah manis. Buktinya jika dibandingkan dengan 2 tahun lalu, capaian nilai ekspor  komoditas peternakan saat ini sudah meningkat hingga 14,85 persen. 

Menurut catatan Kementan, dalam 3 tahun terakhir, nilai ekspor di sektor peternakan mencapai Rp 30,15 triliun. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun lalu, capaian nilai ekspor komoditas sektor peternakan ekspor USD 623,9 juta atau setara dengan Rp 8,5 triliun. Angka ini naik 14,85 persen dibandingkan 2016.

Baca Lainnya : Ekspor Produk Hortikultura Indonesia Capai Rp 2,8 triliun Didominasi Oleh Buah

"Nilai yang telah diraih pada tahun 2017 diharapkan mampu bertambah secara signifikan baik dari nilai maupun volume ekspor," ujarnya di Jakarta, Senin (12/11).

Sementara itu, berdasarkan data realisasi rekomendasi ekspor Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, capaian ekspor peternakan dan kesehatan hewan pada periode 2015 hingga semester I-2018 mencapai Rp 30,15 Triliun.

Kontribusi ekspor terbesar pada kelompok obat hewan yang mencapai Rp 21,58 triliun ke 87 negara tujuan ekspor. Selanjutnya ekspor babi ke Singapura sebesar Rp 3,05 triliun, susu dan olahannya sebesar Rp 2,32 triliun ke 31 negara.

Baca Lainnya : Mentan Amran Pangkas Waktu Urus Perizinan Ekspor Jadi 3 Jam Saja

Kemudian, ekspor bahan pakan ternak asal tumbuhan sebanyak Rp 2,04 triliun ke 14 negara, produki hewan non pangan, telur ayam tetas, daging dan produk olahannya, pakan ternak, kambing/domba, DOC dan semen beku.

"Kebijakan Kementan untuk mewujudkan Indonesia pada tahun 2045 menjadi Lumbung Pangan di Dunia sedikit demi sedikit telah dapat dibuktikan. Capaian ekspor sektor peternakan di Indonesia cukup fantastis," ungkap dia.

Menurut Ketut, peluang perluasan pasar untuk komoditas peternakan di pasar global juga masih sangat terbuka luas. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: