Petani Merugi, Puluhan Ton Ikan di KJA Waduk Darma Kuningan Tiba-tiba Mati

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
12 Nov 2018   16:00

Komentar
Petani Merugi, Puluhan Ton Ikan di KJA Waduk Darma Kuningan Tiba-tiba Mati

Warga menjual ikan yang sudah lemas untuk mengurangi kerugian. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sudah 2 hari belakangan, petani ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Resah. Hal ini terjadi lantaran ikan-ikan peliharaan mereka banyak yang mati mendadak. Tak tanggung-tanggung, jumlah ikan yang mati sejak peristiwa terjadi Sabtu (10/11) lalu hingga Minggu (11/11) siang, jumlahnya sudah mencapai puluhan ton.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perairan Umum Daratan Waduk Darma, Umar Hidayat mengatakan, kematian masal ikan kali ini terjadi di semua blok KJA yang tersebar di Waduk Darma. Kematian terparah terjadi di blok KJA sekitar Desa Jagara, Darma, Cipasung, dan sekitar Desa Paninggaran.

Baca Lainnya : Ribuan Petani Ikan Tuntut SK Penertiban Jaring Apung Waduk Jatiluhur Dicabut

“Penyebabnya sama seperti yang sering terjadi di Waduk Darma juga di waduk-waduk lainnya, yaitu akibat penurunan suhu permukaan air berlangsung ekstrem disusul arus balik air atau upwelling atau perpindahan posisi air permukaan dengan air bawah genangan. Pemicunya, karena faktor cuaca, di mana dalam beberapa hari terakhir kawasan perairan waduk ini terus menerus dirundung mendung dan sangat menim hembusan angin ,” kata Umar.

Dia menyebutkan, taksiran sementara ikan mas dan nila yang mengalami kematian massal dalam dua hari mencapai 30 hingga 40 ton. Sebagian besar di antaranya ikan mas dan nila dengan ukuran sudah layak panen. 

Sementara itu, agar tidak merugi terlalu banyak, banyak warga yang akhirnya menjual ikan-ikan yang masih lemas di di tepi jalan sisi area genangan dan ada juga yang dijual pedagang keliling dadakan ke desa-desa sekitarnya.

Baca Lainnya : Setiap Tahun, 10 Juta Ton Ikan Mati di Waduk Jatiluhur, Salah Siapa?

“Asal cepat laku saja Soalnya kalau tidak secepatnya terjual nanti sore pun pasti sudah mulai membusuk tidak mungkin ada yang mau beli,” tutur Ehat (45) salah satu ibu rumah tangga yang sedang menjajakan ikan mati dari KJA di tepi ruas jalan kabupaten di Deas Jagara.

Harga ikan mas mati dari KJA Minggu pagi hingga siang dijual para pedagang ikan dadakan dengan harga antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Sementara harga eceran ikan mas dan nila hidup dari KJA Waduk Darma berlaku normal. Ikan mas ukuran sedang berada pada kisaran Rp24.000/Kg dan ikan nila Rp19.000 – Rp20.000/Kg. [RN]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: