Kebakaran Hutan yang Sulit Dipadamkan di California Tewaskan 29 Orang

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
12 Nov 2018   11:30

Komentar
Kebakaran Hutan yang Sulit Dipadamkan di California  Tewaskan 29 Orang

Kebakaran hutan di California (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS) sampai saat ini belum berhasil dipadamkan. Kebakaran ini telah menghanguskan  ratusan ribu hektare hutan dan menghanguskan ribuan bangunan.

Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Daryl Osby mengatakan, perubahan iklim menjadi penyebab karhutla di California.

"Faktanya perubahan iklim sedang terjadi di seluruh negara bagian, termasuk California. Dan kondisi ini akan terus terjadi di masa mendatang," kata Osby, seperti dilansir The Guardian, Senin (12/11).

Baca Lainnya: California Darurat Kebakaran Hutan

Lebih lanjut Osby menambahkan, perubahan iklim yang terjadi kali ini sangat merusak dibandingkan dengan kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu. Kondisi itu juga menyebabkan terjadinya krisis sumber daya untuk membantu memadamkan api.

"Itu memang berdampak pada strategi kami. biasanya kami mengandalkan mitra kami ke wilayah utara untuk datang. Tetapi, mereka harus memadamkan api besar di sana," ujarnya.

Seluruh petugas pemadam kebakaran di selatan California hanya memiliki kapasitas untuk menyelamatkan kehidupan orang-orang. Saat kobaran api melanda wilayah tersebut, mereka tidak dapat bekerja untuk memadamkan dengan segera hingga menyebabkan kebakaran sudah berlangsung selama tiga hari.

Dikatakan Osby, seluruh petugas pemadam kebakaran hanya membutuhkan dukungan yang besar untuk memadamkan api. Saat ini petugas pemadam kebakaran sudah mendapat bantuan dari negara bagian tetangga seperti Arizona, Utah, Nevada, dan Washington.

Baca Lainnya: Kebakaran Hutan di California Tewaskan 25 Warga

Sementara itu, Kepala Badan Perlindungan Kebakaran CAL FIRE, Scott Jalbert mengatakan ketika angin mulai berhenti, petugas pemadam kebakaran mulai memanfaatkan beberapa cara untuk memadamkan api. Sedangkan saat angin kembali bertiup kencang yang diperkirakan terjadi hingga pekan depan, api akan semakin sulit dipadamkan.

Pihaknya menambahkan kekuatan angin ini menyebabkan pemadaman melalui udara tidak efektif. Hal ini terjadi akibat air yang dijatuhkan ke titik api bisa meleset.

"Anda bisa membayangkan menjatuhkan air dalam kondisi angin seperti ini. Pasti akan tersebar di mana-mana," kata dia menambahkan.

Sampai saat ini korban tewas dalam kebakaran hutan di California mencapai 29 orang dan diperkirakan akan terus meningkat. Sekitar 300 ribu penduduk terpaksa mengungsi, dan ratusan orang dikabarkan hilang.

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: