Pangkas Rantai Pasokan, Kementan Salurkan Bantuan Jagung Pakan untuk Peternak

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
09 Nov 2018   21:31

Komentar
Pangkas Rantai Pasokan, Kementan Salurkan Bantuan Jagung Pakan untuk Peternak

Kementan meluncurkan bantuan jagung untuk peternak ayam di Blitar. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Guna memangkas rantai pasok yang selama ini berdampak pada kelangkaan pakan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan puluhan ribu ton bantuan jagung untuk peternak mandiri di sejumlah daerah.

Untuk tahap awal, Jumat (9/11) pagi, 12.000 ton jagung diberangkatkan Kementan ke Kabupaten Blitar, Jawa Timur untuk didistribusikan ke para peternak di wilayah tersebut dengan harga terjangkau.

Terkait hal ini, Ketua Koperasi Putra Mandiri Blitar, Sukarman yang juga mewakili para peternak mengaku senang dengan langkah nyata Kementan. Upaya ini dinilai positif karena membuktikan ketersediaan jagung dalam negeri untuk pakan mampu memenuhi kebutuhan, sehingga harga pakan bisa stabil.

Baca Lainnya : Mentan: Selain Surplus, Pemerintah Juga Berhasil Stop Impor 3,6 Juta Ton Jagung

“Peternak hari ini sudah bisa tertawa. Kita sudah bisa menikmati jagung yang relatif murah. Terima kasih pak Mentan telah bersusah payah mencarikan kami jagung. Hari ini kami sudah ayem,” imbuh Sukarman.

Sementara itu, Direktur Perbibitan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sugiono yang hadir dalam penyaluran jagung tersebut mengatakan, langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Kementan menyiapkan jagung sebanyak 400 ton untuk para peternak di Blitar dari total 12.000 ton.

"Kita kirimkan 400 ton ke Blitar dan 100 ton ke Malang. Jagung ini akan dikawal untuk memastikan sampai pada peternak,” tegas Sugiono.

Dia menjelaskan, untuk memudahkan distribusi jagung, setidaknya 20 koordinator lapangan peternak per kecamatan telah ditunjuk dan mewakili 10 hingga 20 peternak di Blitar. Mereka akan membantu distribusinya tercukupi untuk kebutuhan 4.421 peternak mandiri di Blitar. 

Bupati Blitar, Rijanto memberikan apreasiasi yang tinggi bagi respon cepat kementan. Menurut Rijanto, Kementerian begitu responsif dan berjuang luar biasa mencarikan solusi bersama Bulog. Dia juga berharap dengan langkah nyata ini, petani dapat memanfaatkan jagung ini dengan sebaik-baiknya sehingga produksi dan harga telur membaik. 

Baca Lainnya : Tegas, Buwas Sebut Jagung Impor Bukan untuk Pengusaha

"Ini merupakan solusi jangka pendek dan cepat. Untuk jangka panjang akan kita pikirkan,” ucap Rijanto.

Rijanto pun berharap kelangkaan jagung ini tidak terulang kembali tahun depan. Karena itu, ia menghimbau agar para peternak memikirkan gudang dan koperasi bagi mereka, dengan harapan kebutuhan jagung bisa terpenuhi. 

"Permasalahan ini tidak boleh terulang. Kita kompak kita bisa,” tutupnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: