Mengintip Persiapan Pemerintah, Mengantisipasi Banjir Saat Musim Hujan Tiba

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
09 Nov 2018   16:00

Komentar
Mengintip Persiapan Pemerintah, Mengantisipasi Banjir Saat Musim Hujan Tiba

Banjir yang melanda kawasan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur tahun lalu. (Foto : Trubus.id/ Dedi Ramadhan)

Wilayah Rawan Banjir Ibu Kota

Memasuki bulan November, curah hujan di Jakarta mulai tinggi. Namun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta menyampaikan, ketinggian air di 12 pintu air yang ada di Jakarta masih dalam posisi aman.

Meski begitu, BPBD DKI Jakarta mencatat per Kamis (1/11) pukul 06.00 WIB, terjadi tren kenaikan tinggi air di pintu Manggarai. Padahal menurut BPBD, Rabu (31/10) kemarin, pintu air Manggarai masih berada di level 530 sentimeter. Sedangkan hari ini ketinggian pintu air tersebut berada di 570 sentimeter. Naiknya ketinggian air juga terjadi di pintu air Pasar Ikan, Jakarta Utara. Di pintu air Pasar Ikan, kecenderungan kenaikan tinggi air terjadi pada malam hari.

Selain itu, berdasa Twitter resmi BPBD DKI Jakarta, pihak BPBD telah melakukan pemetaan wilayah rawan banjir di ibukota. Seperti yang dipetakan oleh BPBD, wilayah Jakarta Barat diprediksi paling rawan banjir intensitas hujan tinggi. Kawasan rawan banjir tersebut meliputi Grogol Petamburan, Cengkareng, Kalideres, dan Kebon Jeruk.

Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur yang diperkirakan rawan banjir adalah Jatinegara, Kramat Jati, Ciracas, dan Cakung hingga ke utara Jakarta wilayah Cilincing. Sedangkan Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Cilandak dan Mampang Prapatan juga diprediksi memiliki risiko tinggi banjir. 

Pemprov DKI Jakarta juga telah memetakan lokasi yang menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba. Dikatakannya, ada 26 lokasi yang berpotensi terjadi genangan ketika luapan air dari beberapa kali meluap ke jalanan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengaku pihaknya telah siap menghadapi musibah tahunan tersebut. Pihaknya juga menyiapkan 5.186 petugas yang akan dikerahkan untuk membantu mengantisipasi apabila terjadi banjir.

"Kita sudah memetakan lokasi banjir dan genangan yang ada di DKI. Hasilnya terdapat 26 titik rawan genangan berdasarkan genangan yang berulang selama 2017-2018," ujar Teguh beberapa waktu lalu.

Dikatakan juga, pihaknya telah menyiapkan berbagai alat untuk mengurangi debit air jika sewaktu-waktu mengalami luapan air yang sangat besar. Diungkapkan, sedikitnya 436 unit pompa stasioner, 102 unit pompa mobile, 241 unit alat berat, dan 383 dumptruck yang ditempatkan di 153 lokasi.

"Secara tenaga dan alat, Dinas SDA sudah siap mengantisipasi banjir dalam musim penghujan sekarang ini," ujarnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: