Mengintip Persiapan Pemerintah, Mengantisipasi Banjir Saat Musim Hujan Tiba

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
09 Nov 2018   16:00

Komentar
Mengintip Persiapan Pemerintah, Mengantisipasi Banjir Saat Musim Hujan Tiba

Banjir yang melanda kawasan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur tahun lalu. (Foto : Trubus.id/ Dedi Ramadhan)

Kementerian PUPR Fokus Penanganan Banjir di 20 Kota

Saat musim hujan tiba, banjir menjadi hal yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Genangan air merendam rumah-rumah penduduk hingga sejumlah ruas jalan tak dapat dilalui. Kondisi ini tentunya tak hanya terjadi di ibukota saja. 

Karenanya, guna mengantisipasi musibah banjir, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan sejumlah langkah untuk mencegahnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Hari Suprayogi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait lain untuk melakukan pengelolaan banjir. Menurutnya saat puncak musim hujan tiba, 20 kota besar di Indonesia akan terancam banjir. Di sana lah fokus pengelolaan banjir akan dilakukan. 

"Untuk itu, kami lakukan pengelolaan banjir, bukan pengendalian. Karena untuk pengelolaan semua infrastruktur saling bantu membantu. Kombinasinya dari berbagai infrastruktur, termasuk struktural dan non struktural," terangnya di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/11) silam.

Bentuk pengelolaan banjir yang Kementerian PUPR lakukan yakni membangun infrastruktur demi mencegah terjadinya luapan air.

"Pencegahan sebelum banjir, yaitu dengan upaya fisik dan non fisik. Fisik membangun prasarana seperti tanggul laut, itu terus kita bangun," sambungnya.

Sebagai langkah antisipatif, Kementerian PUPR telah melakukan berbagai pekerjaan seperti membangun pengendali banjir sepanjang 195 kilometer, merehabilitasi pengendali banjir sepanjang 7 kilometer, pemeliharaan tanggul dan tebing sungai sepanjang 3.725 kilometer, dan pemeliharaan kanal banjir sepanjang 164 kilometer.

Selain itu, Ditjen SDA juga melakukan penelusuran (walkthrough) terhadap sungai-sungai utama di seluruh daerah rawan banjir sepanjang 54 kilometer. Berdasarkan hasil update Kementerian PUPR 2018, saat ini terdapat 42 kilometer sungai berada dalam kondisi kritis dan sampai dengan saat ini kurang lebih sepanjang 30 kilometer telah tertangani.

Dalam menanggulangi terjadinya banjir, Ditjen SDA telah menyiapkan total 657 unit peralatan yang terdiri dari excavator, amphibious excavator, mobile pump, dump truck, trailer truck, pick up, mesin outboard, dan perahu karet untuk menanggulangi banjir. Untuk bahan banjiran, Ditjen SDA juga menyiapkan 242.633 buah sandbag, 5.968 buah geobag dan 41.798 buah kawat bronjong.

Sementara itu, untuk tahap pemulihan Ditjen SDA siap melakukan pemulihan berupa rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan-bangunan air. Pihaknya menegaskan, Kementerian PUPR juga akan bersiaga dengan berbagai infrastruktur pendukung seperti posko, akses air bersih dan sanitasi untuk camp pengungsian, hingga inventarisasi bangunan yang rusak.

"Apabila jadi banjir, itu adalah saat penanggulangan. Yang paling berperan sebenarnya BNPB, PUPR jadi pendukung. Kita siap memberi bantuan, termasuk menyediakan peralatan atau bantuan komunikasi," ungkapnya. 

Selain itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono juga telah menginstruksikan seluruh Kepala Balai/Balai Besar Wilayah Sungai dan Balai/Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk siaga mengantisipasi dan sekaligus merespon potensi banjir saat musim hujan tiba. Kesiagaan personel dan peralatan diperlukan agar penanganan darurat ketika terjadi bencana dapat direspon dengan cepat. 

"Memasuki musim hujan, kepala balai agar tidak meninggalkan wilayah tugasnya tanpa seizin menteri," kata Menteri Basuki dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (7/11).

Untuk itu, Kementerian PUPR telah menyiagakan Posko Siaga di 34 Balai/Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan 1 Posko Pusat. Disebutkan banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang belum mempunyai bendungan sehingga masih terdapat potensi dan risiko banjir ketika terjadi curah hujan tinggi. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: