Tegas, Buwas Sebut Jagung Impor Bukan untuk Pengusaha

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
08 Nov 2018   21:45

Komentar
Tegas, Buwas Sebut Jagung Impor Bukan untuk Pengusaha

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Foto : Trubus.id / Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Pemerintah telah memutuskan bakal mengimpor jagung maksimal 100 ribu ton hingga akhir tahun ini. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) ditunjuk sebagai pengemban tugas pelaksana impor oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengaku masih melakukan penjajakan sebelum mengimpor jagung.

"Kita secepatnya, tapi kan harus sesuai kebutuhan. Jadi kan kita punya daya kebutuhan peternak, nah itu kita sedang data, butuhnya berapa sehingga bisa suplai sesuai jumlahnya," ucap pria yang akrab disapa Buwas, saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (8/11).

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, sampai saat ini Perum Bulog masih mengandalkan stok jagung produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di berbagai daerah. Bahkan secara tegas kepada awak media, Buwas menegaskan bahwa impor belum berlangsung.

Baca Lainnya : Mentan, Buwas, dan Satgas Pangan Hari Ini Tinjau Harga Pangan Langsung di Dua Titik

Meski begitu, Perum Bulog menilai ada beberapa negara yang dapat memenuhi permintaan kebutuhan impor jagung nasional.

"Dari beberapa negara kan bisa seperti Thailand dan beberapa negara yang saat ini sedang produksi," paparnya.

Lebih lanjut Buwas mengatakan, saat ini yang fokus diperhatikan dalam realisasi kebijakan ini adalah suplai jagung di dalam negeri.

"Nanti kita suplai tidak ke pengusaha besar tetapi ke peternak kecil. Tidak sampai dua minggu sudah terdistribusi. Impor belum berlangsung. Yang ada dulu, sambil dilihat kebutuhan per hari juga per minggu," ungkapnya lagi. [NN]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: