Jabar dan Bali Terpilih Jadi Lokasi Percontohan Ekonomi Kreatif di Daerah

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
08 Nov 2018   12:00

Komentar
Jabar dan Bali Terpilih Jadi Lokasi Percontohan Ekonomi Kreatif di Daerah

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Berkembangnya ekonomi kreatif nasional di bawah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) membuat pemerintah akan membentuk Bekraf di daerah. Kedepannya, Provinsi Jawa Barat dan Bali akan diproyeksi menjadi daerah percontohan. 

Pembentukan Bekraf di daerah akan diikat dalam sebuah nota kesepakatan (MoU) yang diteken saat pembukaan Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif (WCCE) di Nusa Dua, Bali.

"MoU ini sebagai payung. Jika sudah ada fokus pada subsektor tertentu, maka subsektor itu yang akan dijagokan di daerah itu," ujar Ketua Bekraf Triawan Munaf ditemui di sela-sela WCCE.

Baca Lainnya : Hadapi Bonus Demografi, Kemenperin Ciptakan Wirausaha Muda Kreatif

Dikatakan Triawan, perlu adanya sinergisitas antara pusat dan daerah untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Dengan begitu, program-program yang diluncurkan pusat dapat diterjemahkan oleh daerah.

"Sumber daya ekonomi kreatif di daerah itu besar, loh," ujar Triawan.

Triawan mengungkapkan, ekonomi kreatif di daerah potensi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional bahkan global. Pada 2015 kontribusi ekonomi kreatif di tingkat global sebesar USD2.250 miliar. Sektor ini mampu mempekerjakan 29,5 juta tenaga kerja atau setara dengan tiga persen produk domestik bruto (PDB), atau satu persen dari populasi aktif dunia.

“Pada waktu yang sama teknologi menjadi enable untuk ekonomi kreatif yang membuat industri ini menjadi inklusif. Teknologi juga membantu berjalannya kehidupan untuk menambah value chain dan mendobrak batasan-batasan,” jelasnya. 

Baca Lainnya : Industri Kreatif Berpeluang Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Jika di 2 lokasi ini sukses, Triawan mnegungkapkan akan mereplikasi program itu di daerah lain. Dia yakin jika hal ini berjalan maka Indonesia akan bisa menjadi pemimpin dunia di bidang ekonomi kreatif. "Karena potensinya luar biasa."

Sementara itu, Gubenur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengungkapkan, daerahnya terpilih karena sudah punya infrastruktur yang baik di bidang ekonomi kreatif. Bahkan, kata dia, Jabar sudah punya peraturan daerahnya.

"Jabar tengah mengembangkan ekonomi kreatif. Di Kota Bandung bahkan sudah lebih dulu. Saya akan melanjutkannya di semua kabupaten/kota di Jabar," ujar Ridwan.

WCCE 2018 sendiri merupakan konferensi internasional pertama yang membahas mengenai ekonomi kreatif.  Ada empat isu utama dibahas, antara lain kohesi sosial, regulasi, pemasaran, serta ekosistem dan pembiayaan industri kreatif. Konferensi ini juga akan menghasilkan Deklarasi Bali yang diusulkan ke Sidang Umum PBB tahun depan. Harapannya, deklarasi ini semakin menguatkan ekosistem dan mendukung perkembangan ekonomi kreatif dunia, mengingat saat ini telah memasuki era industri 4.0. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: