Tekan Impor Gandum, Kementan Dorong Produksi Pangan Berbahan Lokal

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
07 Nov 2018   19:00

Komentar
Tekan Impor Gandum, Kementan Dorong Produksi Pangan Berbahan Lokal

Ilustrasi gandum. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Untuk mendorong sumberdaya pangan lokal sekaligus menekan impor gandum, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ingin memanfaatkan sumber daya pangan lokal yang terbilang melimpah sebagai bahan utama pembuatan mie.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Muhammad Syakir mengatakan, Kementan ingin mengajak pihak swasta untuk bisa menciptakan mie berbasis sumber daya lokal sebagai pengganti terigu yang selama ini berbahan dasar gandum impor.

Baca Lainnya : Jumlah Petani Menyusut, Indonesia Calon Bangsa Pengimpor Bahan Pangan

"Oleh karena itu, beliau menugaskan kepada Balitbang Kementerian Pertanian untuk membuat suatu pengolahan-pengolahan. Yang utama adalah mie, karena kita banyak mengimpor mie berbasis gandum, untuk membuat mie yang berbasis pada lokal," kata Syakir di Bogor, Rabu (7/11).

Pihaknya memberi contoh produk mie yang diproduksi dengan bahan dasar komoditas pangan lokal juga rasanya tak kalah dari bahan dasar yang berasal dari impor.

“Dengan teknologi kami siap mengembangkan mie berbasis pangan lokal,” tuturnya.

Pihaknya meyakini pada 2045 mendatang Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia, sekaligus menunjukan bahwa negara memiliki basis pangan lokal yang bervariasi.

Baca Lainnya : Mentan Balikan Keadaan, Indonesia Kini Sudah Bisa Ekspor Bahan Pangan

“Ini sekaligus ajang untuk menunjukan kepada dunia, bahwa Indonesia bisa mandiri pangan berbasis pangan lokal, dan mengurangi impor pangan yang berbasis gandum secara signifikan," tegasnya.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, saat ini pemerintah telah menyiapkan teknologi yang dibutuhkan, serta mengajak para pelaku industri pangan di berbagai daerah untuk mengampanyekan konsumsi produk berbasis bahan pangan lokal.

"Kita ajak kerjasama, supaya membangkitkan kembali pangan-pangan lokal yang pernah jadi konsumsi utama masyarakat setempat, seperti sagu di Papua dan Maluku," paparnya lagi. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: