Sungai Indragiri Meluap, Ribuan Rumah di Inhu Terendam

TrubusNews
Syahroni
07 Nov 2018   15:00 WIB

Komentar
Sungai Indragiri Meluap, Ribuan Rumah di Inhu Terendam

Banjir rendam ribuan rumah di Kabupaten indragiri Gulu, Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Setelah Kabupaten Kuantan Singingi, kini banjir juuga melanda kawasan Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Banjir di wilayah ini terjadi karena luapan Sungai Indragiri yang sudah tak mampu menampung debit air usai hujan deras beberapa hari belakangan. Dampaknya, ribuan rumah warga kini terendam air.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, hingga Rabu (7/11) siang tercatat ada 4.384 rumah yang terendam air di wilayah tersebut. Namun meski posko banjir dan tenda pengungsian sudah disiapkan, warga masih banyak yang memilih bertahan di rumah mereka.

Baca Lainnya : Rumah Terendam Banjir, Ribuan Warga Kuansing Pilih Tak Mengungsi

"Belum ada warga yang mengungsi, ketinggian air dari mata kaki hingga selutut orang dewasa," kata Kepala BPBD Riau, Edward Sanger, Rabu (7/11) siang.

Menurut Edward, warga memilih bertahan di rumah karena hunian yang mereka bangun rata-rata berbentuk rumah panggung. Karenannya, ketika banjir datang, air hanya sampai di tangga rumah dan belum sampai ke ruangan. Meski demikian, BPBD Riau mengaku sudah mempersiapkan alat-alat evakuasi warga dan tenda, jika nanti masyarakat memilih mengungsi.

Edward menjelaskan, genangan air berasal dari Sungai Indragiri. Selain hujan, naiknya air juga merupakan kiriman dari hulu, yaitu Kuantan Singingi dan Sumatera Barat. Ketinggian air Sungai Indragiri akibat kiriman ini 6,5 meter hingga mencapai tepi sungai.

Baca Lainnya : Debit Air PLTA Koto Panjang Meningkat, Banjir Ancam Warga Bantaran Sungai Kampar

"Ada 44 desa di 11 kecamatan yang terdampak banjir,‎ juga 1 sekolah SMP dan Pos Kesehatan ikut terdampak banjir. Total rumah yang terdampak banjir mencapai 4.384 unit," kata Edward.

Adapun kecamatan yang terdampak bencana banjir itu antara lain, Kecamatan Pasir Penyu, Rengat, Kuala Cenaku, Rengat Barat, Lirik, Lubuk Batu Jaya, Peranap, Rakit Kulim, Batang Peranap, Kelayang, serta Sei Lala. Meski demikian, aktivitas belajar dan mengajar di sekolah yang terdampak banjir masih normal seperti biasanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: