Oknum Polisi Penyelundup Trenggiling Ini Punya Rekening Rp 7 Miliar

TrubusNews
M. Syukur | Followers 0
07 Nov 2018   13:30

Komentar
Oknum Polisi Penyelundup Trenggiling Ini Punya Rekening Rp 7 Miliar

Trenggiling (Foto : M Syukur)

Trubus.id -- Oknum polisi di Riau, Ali Honopiah, dihukum bui 2 tahun oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru karena terlibat penyelundupkan ratusan trenggiling. Dia juga memiliki rekening gendut Rp 7 miliar, diduga dari hasil bisnis satwa dilindungi bersisik tebal itu.

Pria yang bertugas di Mapolres Indragiri Hilir ini belum menerima vonis majelis hakim yang diketuai oleh Dahlia Panjaitan SH itu. Dia masih menyebut berpikir-pikir selama 7 hari sejak palu diketuk hakim, Selasa petang, 6 November 2018.

"Pikir-pikir juga yang mulia," timpal Hamiko selaku Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru, isai mendengar jawaban Ali Honopiah.

Dalam vonis hakim Dahlia, Ali Honopiah dinyatakan terbukti melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari jual beli ilegal satwa dilindungi. Ali melanggar Pasal 3 Undang-undang (UU) nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Baca Lainnya: 70 Ekor Trenggiling Milik Oknum Polisi Gagal Beredar di Pasar Gelap

"Juga membebankan terdakwa untuk membayar denda Rp 800 juta, subsider 3 bulan penjara," tambah Dahlia.

Dahlia menegaskan, hasil kejahatan tersangka senilai Rp 320 juta dirampas untuk negara. Uang ini dari penjualan Mitsubishi Pajero Sport hasil penjualan trenggiling.

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa 3 tahun penjara, dan denda sebesar Rp800 juta subsider 8 bulan penjara. 

Sekedar informasi, dalam dakwaan JPU disebutkan bahwa total transaksi di rekening Ali Honopiah mencapai Rp 7 miliar selama tahun 2017. Diduga, uang ini berkaitan dengan perniagaan trenggiling.

Transaksi tersebut dilakukan oleh Ali Honopiah melalui rekening adik iparnya, yang bernama Zabri. Melalui rekening inilah transaksi uang haram itu dilakukan. Trenggiling yang dibeli oleh terdakwa kepada para pengepul di sejumlah provinsi di Sumatera, lalu dijual ke pembeli di Malaysia.

Baca Lainnya: Seperti Bisnis Narkoba, Pelaku Penyelundupan Trenggiling Transaksi di Tengah Laut

Hewan yang dilindungi itu, dijual kepada seorang Warga Negara Malaysia yang bernama Mr Lim. Pembayaran dilakukan oleh Mr Lim melalui Widarto, dan dikirim ke rekening atas nama Zabri. Total transaksi mencapai Rp 7 miliar, baik transaksi tunai maupun transfer rekening. 

Uang ini juga mengalir ke rekening istri terdakwa yang bernama Mahdalena, dan adik ipar terdakwa yang bernama Nopri Asrida. Namun hingga kini, aliran dana itu tidak juga diusut penegak hukum.

Dalam perniagaan satwa dilindungi ini, ada tiga orang yang berbuat. Selain Ali Honopiah, ada nama  Ali dan Jupri. Dua rekan Ali Honopiah ini, telah divonis bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: