Pendapatan TN Komodo Sampai September Rp23,5 M, Sebaiknya Dikelola Pemda

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
07 Nov 2018   11:30

Komentar
Pendapatan TN Komodo Sampai September Rp23,5 M,  Sebaiknya Dikelola Pemda

Komodo (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Taman Nasional Komodo (TNK) yang berada di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) seharusnya diserahkan kepada pemerintah daerah (Pemda). Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat ekonomi, Dr. James Adam.

Hal ini karena menurutnya, Pemda setempat sudah mengajukan keinginan untuk mengelola Taman Nasional Komodo.

"Menurut saya, karena Taman Nasional Komodo berkaitan dengan penerimaan daerah, maka sebaiknya dikelola saja oleh pemda. Agar tidak dalam konteks bagi hasil, atau dalam APBD di sebut sebagai pendapatan lain-lain yang sah," tutur James, di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/11).

Baca Lainnya: Taman Nasional Komodo Raup Rp23,5 M Hingga September 2018

Anggota International Fund for Agricultural Development (IFAD) untuk program pemberdayaan ekonomi ini mengemukakan pandangannya, terkait keinginan Pemerintah NTT untuk mengambil bagian dari pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK).

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat menyatakan keinginannya agar Pemerintah Provinsi NTT juga dilibatkan dalam pengelolaan TNK yang selama ini dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Menurutnya, pendapatan yang diperoleh TNK selama ini tidak dibagi sedikitpun kepada daerah. Tetapi dimasukkan semuanya ke kas negara sebagai pendapatan bukan pajak.

Baca Lainnya: Agar Komodo Tetap Eksis, Ini yang Dilakukan TNK

Oleh karena itu, sudah mestinya pengelolaan TNK melibatkan pemda agar daerah bisa mendapat manfaat dari keberadaan taman nasional terkemuka itu. James Adam mengatakan pemikiran agar TNK perlu dikelola pemda harus disuarakan oleh wakil rakyat asal NTT di pusat.

"Mungkin wakil rakyat kita belum sempat berpikir kesana. Kita perlu memberikan masukan agar merekalah yang memperjuangkannya di tingkat nasional," tutup James.

Pada kesemparan sebelumnya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo Dwi Sugiarto  mengatakan sampai September 2018, pendapatan yang disetorkan ke pusat sebagai PNBP itu didominasi dari hasil penjualan tiket wisata sebesar Rp23,39 miliar.

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: