BKSDA Maluku Amankan 63 Burung Nuri Merah yang Hendak Diselundupkan 

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
05 Nov 2018   19:00

Komentar
BKSDA Maluku Amankan 63 Burung Nuri Merah yang Hendak Diselundupkan 

Sepasang burung nuri merah atau Red Lory Ambon. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Mukhtar Amin Ahmadi mengatakan, pihaknya telah menggagalkan penyelundupan sedikitnya 63 burung nuri merah atau red Lory (Eos Bornea) asal Maluku.

Ke-63 burung nuri merah itu diamankan petugas BKSDA Sulsel dan tim gabungan pada 26 Oktober 2018 lalu di Pelabuhan Soekarno-Hatta Kota Makassar. Burung-burung tersebut diamankan dari kapal feri Dharma Kartika III yang berangkat dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju Namlea Kabupaten Buru dan melanjutkan perjalanan ke Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Baca Lainnya : Pemburu Burung Endemik Flores, Masih Banyak Berkeliaran di Hutan Poco Ndeki

"Dari Pelabuhan Yos Sudarso, puluhan burung tersebut dibawa menggunakan kapal Pelni lalu dipindahkan ke kapal feri menuju Bau-Bau. Tiba di Pelabuhan Makassar langsung diamankan petugas gabungan," kata Mukhtar. 

Ia menambahkan, petugas menemukan dua kandang berisi 74 ekor burung yang rencananya dibawa ke Pulau Jawa. Setelah diketahui tim Polres Pelabuhan Makassar, kemudian berkoordinasi dengan BKSDA Sulsel untuk pengamanan sementara.

"Awalnya ditemukan 74 ekor burung, tapi karena ini delapan hari dirawat di lingkungan yang memang tidak mendukung maka beberapa sakit dan akhirnya mati, jadi tersisa 63 ekor," ujarnya.

Baca Lainnya : Polisi Sita 443 Ekor Burung Langka dari Perusahaan Penangkaran di Jatim

Amin menjelaskan, puluhan burung itu telah dikirimkan kembali ke Ambon, dan sesuai rencana akan dilakukan pengecekan kesehatan oleh Balai Karantina Hewan.

"Balai karantina hewan akan melakukan tes rapid untuk air liur dan kotorannya, sehingga burung tersebut benar-benar sehat untuk dikembalikan ke habitatnya," tandasnya seperti dilansir Antara. 

Penyerahan 63 ekor burung asal Maluku ini dilakukan Dirjen KSDAE Wiratno didampingi Kepala BKSDA Maluku Muhtar Amin Ahmadi, dan BKSDA Sulsel Johanis Pemandi. Turut hadir juga komunitas cinta burung, Perbakin, unsur Polri dan TNI, pegawai BKSDA Sulsel dan Maluku serta dari BKSDA Bau-bau. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

DBD Mulai Hantui Warga Jatim

Binsar Marulitua   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: