Kementan Luncurkan Vaksin Anti Flu Burung Jenis Baru untuk Ayam Petelur

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
05 Nov 2018   19:30

Komentar
Kementan Luncurkan Vaksin Anti Flu Burung Jenis Baru untuk Ayam Petelur

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Guna mencegah penyebaran virus flu burung, Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan vaksin Afluvet H9N2. Vaksin ini adalah vaksin pertama di Indonesia dan telah mendapatkan nomor registrasi (ijin edar) dari Kementerian Pertanian. Vaksin tersebut diluncurkan oleh Menteri Amran Sulaiman pada acara Kontes Ternak dan Panen Pedet di Sidoarjo Jawa Timur pada akhir Oktober 2018 lalu.

"Vaksin ini mampu melindungi ayam petelur dari penyakit flu burung jenis baru sub tipe H9N2 yang tidak terlalu ganas, namun menyebabkan produksi telur menurun. Vaksin ini dapat digunakan peternak ayam layer untuk melindungi kesehatan ayamnya dari serangan virus flu burung, sehingga produksi telur tetap tinggi,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita melalui siaran pers yang diterima Trubus.id, di Jakarta, Senin (5/11).

Baca Lainnya : FAO Puji Inovasi Pengendalian dan Penanggulangan Virus Flu Burung di Indonesia

Lebih lanjut Diarmita menjelaskan, vaksin Afluvet H9N2 diproduksi oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

Sebagai informasi, Pusvetma menjadi satu-satunya instansi pemerintah yang memproduksi vaksin Afluvet H9N2 dan telah memperoleh izin edar vaksin hewan dari Kementerian Pertanian.

Kepala Puvetma, Agung Suganda menuturkan, dalam peluncuran perdana vaksin Afluvet H9N2, Mentan Amran memberikan apresiasi kepada Pusvetma, sekaligus memberikan tantangan agar Pusvetma dapat mengekspor produk vaksinnya ke mancanegara. 

Baca Lainnya : Di Musim Pancaroba, Peternak Diminta Waspada Penyebaran Virus Flu Burung

Hal ini mengingat Indonesia saat ini telah mengekspor produk obat dan vaksin hewan ke luar negeri dengan nilai triliunan rupiah ke 82 negara. Menurutnya, vaksin H9N2 mempunyai potensi vaksin yang tinggi yang menyebabkan produksi telur ayam akan tetap tinggi. 

“Vaksin H9N2 aman karena merupakan vaksin inaktif dengan kandungan virus AI-H9N2 dan adjuvan minyak yang sesuai, sehingga bisa menjaga kandungan antibodi tetap protektif, sehingga dapat mengatasi penurunan produksi telur," ucapnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: