Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Jabar Terburuk Kedua di Indonesia

TrubusNews
Binsar Marulitua
05 Nov 2018   07:04 WIB

Komentar
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Jabar Terburuk Kedua di Indonesia

Perkebunan teh di Ijlabar (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dalam data yang ditunjukan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), Jawa Barat (Jabar) berada di ranking 32 dari 34 provinsi secara nasional. Buruknya tata kelola lingkungan hidup di tanah Sunda tersebut dituding akibat kepadatan penduduk.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berjanji  bahwa wilayah kerjanya bisa masuk dalam tiga besar dalam lima tahun kepemimpinannya. Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah membuat program-program yang dirancang untuk mengatur tata letak dan kelola permasalahan kepadatan penduduk. 

Rangking Jabar ada dua dibawah dari paling bontot. Sejumlah program yang masih berbentuk wacana akan dicoba," jelas pria yang akrab disapa Kang Emil.

Ia mengakui, banyak tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah kepadatan penduduk di Jawa Barat. Namun, hal itu diklaim bisa diatasi dengan sejumlah program yang masih berbentuk wacana. Salah satu upayanya adalah mengubah tempat pembuangan sampah akhir menjadi berkonsep waste to energy atau mengubah sampah menjadi energi.

Kalau Legoknangka dan Nambo siap dengan waste to energy, yang lain jangan ditinggalin, termasuk Bantargebang kita pikirkan. Semuanya jangan open dumping lagi, semua harus waste to energy. Bentuknya apa, kan banyak pilihan, "kata Emil.

Untuk menormalisasi sungai, Emil mengatakan pihaknya sedang membentuk satgas penanggulangan pencemaran limbah di sejumlah sungai, seperti Satgas Citarum.

“Karena yang mengotori sungai tidak hanya Citarum, ternyata yang laporan ke kami banyak sekali. Pemprov akan segera membentuk itu, untuk meneliti sungai di Cileungsi, Sungai Cikeas, Ciliwung, dan lainnya, yang juga sama-sama tercemar, "katanya.

Satgas ini, katanya, tugasnya sama seperti Satgas Citarum. Mereka melakukan tindakan tegas yang sama seperti terhadap Citarum. Dalam hal ini, TNI akan dilibatkan bersama komunitas.

Pola Citarum ternyata efektif. Namanya belum tahu tapi intinya tim satgas penegakan hukum dan penanggulangan limbah sungai, "katanya.

Emil mengatakan akan memulai program penghargaan adipura regional di level provinsi. Hal ini disebabkan jumlah daerah di Jabar yang mendapat Adipura bisa dihitung jari.

Dalam hal energi, katanya, Emil mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan revolusi energi. Kalau biasanya warga Jabar menggunakan gas untuk memasak, katanya, nantinya akan dikonversi menjadi menggunakan listrik untuk memasak.

Maka kita ingin mengkonversi semua dapur di Jabar ini dengan kompor listrik. Kalau semua bisa pakai kompor listrik maka akan berkurang ketergantungan pada gas atau minyak bumi. Hanya masalahnya kompor listrik yang ada di Indonesia watt-nya masih besar sehingga kurang efisien, "ujarnya.

Berdasarkan hasil studi, energi yang dibutuhkan kompor listrik per bulannya lebih murah dibandingkan menggunakan gas elpiji tiga kilogram dalam setiap bulannya.

Kebijakan Pemprov Jabar selama dua bulan berikutnya, akan melakukan studi mengenai konversi dari gas ke listrik tersebut.

Mungkin di Januari kita akan melakukan konversi energi, mengubah kompor gas jadi kompor listrik, "katanya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: