Kementan Lakukan 4 Langkah Strategis Atasi Turunnya Harga Telur

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
01 Nov 2018   09:00

Komentar
Kementan Lakukan 4 Langkah Strategis Atasi Turunnya Harga Telur

Peternakan ayam (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Akhir-akhir ini harga telur di beberapa wilayah mengalami penurunan. Hal ini membuat para peternak ayam petelur mengeluh. kementan melalui  Dirjen PKH. I Ketut Diarmita menyampaikan empat solusi untuk memperbaiki harga telur di tingkat peternak.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Kementerian Pertanian langsung merespon keluhan peternak ayam petelur, dengan menggandeng Satgtas Pangan, dan Direktorat Barang Pokok Penting Kementerian Perdagangan dan Polda Jatim. Tim gabungan ini langsung turun ke lapangan melihat kondisi pasar serta melakukan pertemuan dengan Peternak Ayam Petelur Mandiri Jatim, di Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Pada keempatan yang sama Dirjen PKH. I Ketut Diarmita menyampaikan beberapa langkah sebagai solusi untuk memperbaiki harga telur di tingkat peternak.

Baca Lainnya: Di Jakarta Harga Telur Ayam Juga Melambung Tinggi

Pertama, Peternak dihimbau meningkatkan kualitas telur dengan cara segera meregenerasi ayam yang sudah tua dan afkir, karena hal tersebut membuat produksi peternak tidak ekonomis dalam pemeliharaannya. dan memperbaiki kualitas telur, agar masa simpan telur bisa lebih lama, sehingga saat harga telur turun, penjualan masih bisa ditahan.

Kedua, dengan meningkatkan produktivitas telur agar efisiensi dan para peternak bisa mendapatkan margin yang lebih baik.

"Ketiga, hal yang sangat penting, Kementan meminta kepada perusahaan Pembibit untuk meningkatkan kualitas bibit ayam (day of chicken/DOC), sehingga DOC yang diproduksi dan dijual ke para peternak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), sedangkan DOC yang tidak memenuhi SNI harus dimusnahkan untuk menjaga kualitas dan tidak merugikan para Peternak," demikian disampaikan Ketut melalui siaran pers Kementerian Pertanian yang diterima Trubus.id di Jakarta, Kamis (1/11).

Baca Lainnya: Harga Telur dan Ayam Mulai Merangkak di Jawa Tengah

Keempat, Peternak dihimbau untuk membangun kebersamaan dengan menguatkan Koperasi yang mengarah kebentuk Korporasi, sesuai kebijakan pemerintah, sehingga diharapkan dapat mampu bersaing, serta memiliki posisi tawar yang lebih kuat ketika membeli DOC dan pakan, demikian juga untuk memasarkan telur. 

Dirjen PKH Kementan. I Ketut Diarmita, juga menyarankan agar Koperasi Putra Blitar terus membangun jaringan agar distribusi telur bukan hanya memenuhi kebutuhan DKI Jakarta, namun harus mengembangkan pemasaran ke provinsi-provinsi lain yang tingkat kebutuhan telurnya tinggi.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: