Di Musim Pancaroba, Peternak Diminta Waspada Penyebaran Virus Flu Burung

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
31 Okt 2018   23:00

Komentar
Di Musim Pancaroba, Peternak Diminta Waspada Penyebaran Virus Flu Burung

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Beberapa wilayah di Indonesia saat ini sudah memasuki musim penghujan. Namun demikian, di beberapa wilayah lainnya, masih mengalami masa transisi musim. Di wilayah Bandung Barat sendiri saat ini sedang memasuki peralihan musim ini.

Untuk itu, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat mengimbau para peternak unggas untuk waspada terhadap potensi penyebaran virus avian influenza yang menyebabkan penyakit flu burung. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengungkapkan, penyakit flu burung rentan menyerang pada musim pancaroba. 

Baca Lainnya : Yogyakarta Waspadai Potensi Flu Burung saat Pancaroba

"Sehingga, kesehatan unggas harus dijaga dan kandang harus bersih serta mendapatkan pencahayaan yang cukup," ujarnya di Ngamprah, Rabu (31/10).

Dia menuturkan, sejak awal tahun hingga September kemarin, tercatat 615 unggas mati mendadak. Itu terdiri atas 120 ayam pada Januari di Batujajar, 400 ayam pada Februari di Gununghalu, dan 95 ayam pada September kemarin di Cisarua. 

Kematian mendadak ratusan unggas pada kasus pertama dan kedua terjadi saat peralihan musim hujan memasuki kemarau. Sementara pada kasus ketiga, kematian unggas akibat kondisi kandang yang tidak memadai.

"Setelah kami cek, ternyata penyebabnya  bukan flu burung, tetapi newcastle disease atau tetelo. Sementara pada September kemarin, itu disebabkan kandang yang terlalu panas karena kurang ventilasi," ujarnya.

Baca Lainnya : Peternak Unggas Dihimbau Waspadai Flu Burung

Wiwin mengimbau agar para peternak ataupun masyarakat segera melapor jika menemukan unggas mati mendadak. Saat ini, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat memiliki 16 petugas Unit Reaksi Cepat yang siap siaga mengatasi dan mencegah penyebaran virus yang menyerang ternak. 

Khusus untuk mencegah flu burung, pihaknya juga sudah menyediakan vaksin yang bisa diberikan berdasarkan permintaan. Dia menambahkan, saat ini tercatat sekitar 4 juta populasi ayam ras dan kampung, tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Cipongkor, Cihampelas, Cikalongwetan, dan Sindangkerta. [RN] 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: