3 dari 5 Jenazah di Wilayah Petobo Ditemukan Dalam Kondisi Berpelukan 

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
27 Okt 2018   07:00

Komentar
3 dari 5 Jenazah di Wilayah Petobo Ditemukan Dalam Kondisi Berpelukan 

Kawasan Petobo, Kota Palu luluh lantah akibat gempa dan fenomena likuifaksi. (Foto : Trubus.id/ Thomas Aquinus)

Trubus.id -- Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi lima jenazah dari Kelurahan Petobo, daerah terdampak gempa dan likuifaksi di Kota Palu. Tiga dari lima jenazah tersebut ditemukan dalam keadaan saling berpelukan.

"Kami menerjunkan dua tim ke wilayah Petobo untuk melakukan evakuasi dan akhirnya tim SAR berhasil mengevakuasi lima jenazah," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Basrano di Palu.

Baca Lainnya : Lokasi Terdampak Likuifaksi di Petobo Dijadikan Pemakaman Massal

Tim SAR masih melakukan upaya pencarian korban saat perpanjangan masa tanggap darurat berakhir memasuki minggu keempat setelah gempa, tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Basrano menjelaskan, lima jenazah yang dievakuasi Tim SAR sudah diketahui identitasnya. Mereka adalah Husna Sani (perempuan 50 tahun), Muh Riansyah (laki-laki 23 tahun), Yuli (perempuan 25 tahun), Azril (laki-laki 6 tahun) dan Edrik (laki-laki 85 tahun).

Di antara lima jenazah korban yang ditemukan dalam operasi SAR yang berlangsung sejak pagi hingga sore pukul 17.00 Wita, dari lima jenazah, tiga di antaranya ditemukan saling berpelukan dalam tumpukan tanah kering.

Baca Lainnya : Kenang Korban Gempa, Petobo dan Balaroa Akan Dijadikan Memorial Park

Sebelumnya, pekan lalu tim SAR juga berhasil mengevakuasi tujuh jenazah dari Petobo. Basrano menjelaskan bahwa sampai Jumat (26/10) total korban yang dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dari area itu sebanyak 950 orang, 86 di antaranya selamat dan 864 orang meninggal dunia.

Gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September 2018 menyebabkan lebih dari dua ribu orang meninggal dunia dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: