6 Titik di Wilayah Depok Terancam Banjir Saat Musim Hujan

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
26 Okt 2018   21:45

Komentar
6 Titik di Wilayah Depok Terancam Banjir Saat Musim Hujan

Alat berat (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menyiapkan enam alat berat di enam titik lokasi rawan banjir saat hujan turun.

Alat berat ini diharapkan dapat mengatasi banjir karena sampai saat ini alat berat yang disiagakan ini terus mengeruk sedimen.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Djhorgi di Balai Kota Depok, Jumat (26/10).

"Karena intensitas hujan belakangan ini mulai tinggi, kami siagakan alat berat di enam titik itu dengan terus melakukan pengerukan sedimen kali dan normalisasi situ. Sehingga potensi banjir atau genangan air bisa diatasi dan diminimalisir.

Baca Lainnya: Fenomena Tanah Terbelah di Depok, Warga Sekitar Ketakutan

Enam titik  tersebut adalah di Kali Pesanggrahan dengan menurunkan ekskavator amfibi, di Kali Baru Cipayung berupa ekskavator spider, di saluran tersier ke Kali Ciliwung di Sukamaju berupa ekskavator spider mini, di Situ Bojongsari berupa ekskavatpr truxor di Situ Universitas Indonesia berupa ekskavator serta di Situ Pendongjelan juga berupa ekskavator.

"Lokasi atau titik di sana berpotensi menimbulkan banjir. Sehigga kami siagakan alat berar di sana dengan terus melakukan pengerjaan pengerukan atau normalisasi," lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada tiga situ lainnya di Depok yang saat ini juga tengah dinorrnalisasi oleh Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian PUPR, yakni Situ Pangarengan di Jalan Juanda, serta Situ Cilangkap dan Situ Citayam.

Baca Lainnya: Di Wilayah Ini, Banjir dan Tanah Longsor Masih Berpotensi Terjadi

"Dengan semua upaya ini, kami harapkan Depok maksimal menampung air. Sehingga potensi banjir dI Jakarta berkurang," paparnya lagi.

Selain itu, pihaknya sudah menyiapkan diri menghadapi musim hujan, Manto mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke kali atau saluran air atau situ. Mengingat hal ini bisa memicu aliran air terhambat dan potensi air meluap sampai menimbukan banjir akan semakin besar.

"Semoga kesadaran warga akan hal ini terus meningkat dengan tidak lagi membuang sampah ke saluran air, kali atau sungai serta situ," tutupnya. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: