Masuk Musim Hujan, Pemprov DKI Petakan 26 titik Rawan Banjir

TrubusNews
Thomas Aquinus
26 Okt 2018   12:00 WIB

Komentar
Masuk Musim Hujan, Pemprov DKI Petakan 26 titik Rawan Banjir

Jakarta banjir (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memetakan lokasi yang menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba. Dikatakannya, ada 26 lokasi yang berpotensi terjadi genangan ketika luapan air dari beberapa kali meluap ke jalanan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengaku pihaknya telah siap menghadapi musibah tahunan tersebut. Pihaknya juga menyiapkan 5.186 petugas yang akan dikerahkan untuk membantu mengantisipasi apabila terjadi banjir.

"Kita sudah memetakan lokasi banjir dan genangan yang ada di DKI. Hasilnya terdapat 26 titik rawan genangan berdasarkan genangan yang berulang selama 2017-2018," ujar Teguh, Jumat (26/10).

Baca Lainnya : Kementerian PUPR Bangun Tanggul Laut, Mampukah Atasi Banjir Jakarta?

Dikatakan juga, pihaknya telah menyiapkan berbagai alat untuk mengurangi debit air jika sewaktu-waktu mengalami luapan air yang sangat besar. Diungkapkan, sedikitnya 436 unit pompa stasioner, 102 unit pompa mobile, 241 unit alat berat, dan 383 dumptruck yang ditempatkan di 153 lokasi.

"Secara tenaga dan alat, Dinas SDA sudah siap mengantisipasi banjir dalam musim penghujan sekarang ini," ujarnya.

Selain melakukan indentifikasi, lokasi rawan genangan, Teguh mengungkapkan telah melakukan naturalisasi sungai, kali dan waduk agar air tak meluap yang kemudian bisa mengakibatkan banjir atau genangan.

Adapun 26 lokasi rawan banjir yang telah dipetakan Dinas SDA DKI, 9 titik di antaranya adalah kawasan Jakarta Selatan, yaitu H. Ipin, Pondok Labu, Pejaten Timur, Kemang Raya, Kemang Utara, Iskandar Muda, Jalan Jendral Gatot Subroto di depan Balai Kartini, Jenderal Sudirman depan Atmajaya dan di perempatan ITC Fatmawati.

Baca Lainnya : Antisipasi Banjir Jakarta Saat Musim Kemarau Pengerukan Jadi Langkah Efektif

Di Jakarta Barat sendiri terdapat 6 titik rawan banjir yakni, di Jalan Letjend Suparman depan Apartemen Slipi, dan Jalan Letjen Suparman depan Trisakti/Citraland, Meruya Selatan, Arjuna Selatan, Patra Raya, dan di Jalan PTB Angke.

Sementara itu, di Jakarta Timur juga terdapat beberapa lokasi rawan banjir seperti di wilayah Kelurahan Cipinang Melayu yang selama dua tahun terakhir mengalami 10 kali genangan, Kel Kampung Melayu, Kel Cibubur, dan Komodor Halim Perdanakusuma. Di wilayah Jakarta Pusat hanya memiliki empat titik yaitu di depan RSAL Mintoharjo, Jalan Cempaka Putih Tengah, Jalan Industri, dan underpass Kemayoran.

Sedangkan di Jakarta Utara terpantau di tiga titik yaitu, Jalan Boulevard Barat Raya, Yos Sudarso serta Gaya Motor Raya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Pesan Jokowi kepada Kabinet Indonesia Maju

Peristiwa   23 Okt 2019 - 17:58 WIB
Bagikan: