18 Siswa dan Guru Tewas Akibat Banjir Bandang 

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
26 Okt 2018   10:39

Komentar
18 Siswa dan Guru Tewas Akibat Banjir Bandang 

Helikopter yang biasa dipakai dalam misi penyelamatan (Foto : Oren Rozen / Wikimedia Common)

Trubus.id -- Pemerintah Israel menerjunkan tentara dan helikopter guna melakukan operasi penyelamatan korban banjir bandang di dekat Laut Mati, Yordania pada Kamis (25/10) waktu setempat. Otoritas regu pencarian dan penyelamatan mencatat 18 orang tewas dari kejadian yang berlangsung cepat tersebut. Pihak otoritas memperkirakan korban masih akan terus bertambah. 

Kedelapanbelas korban tewas tersebut terdiri dari anak sekolah dan guru yang tidak bisa menyelamatkan diri saat sedang bertamasya di sebuah obyek wisata daerah tersebut. Sementara 22 orang lainnya luka-luka atas insiden tersebut. 

Baca Lainnya: Turis Indonesia Dilarang Masuk Israel Mulai 9 Juni

Saat ini, sebagian korban telah berhasil di selamatkan, meski beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. 

Rumah sakit di dekat wilayah tersebut pun tengah berada dalam kondisi waspada untuk menerima para korban.

Seorang saksi mengatakan sebuah bus dengan 37 anak-anak dan tujuh guru sedang dalam perjalanan ke sebuah resor ketika banjir bandang tiba-tiba menyapu bus tersebut ke lembah, seperti dikutip Reuters. 

Sementara Jerusalem Post menulis, Beterem, Pusat Keselamatan dan Kesehatan Anak Israel menyebutkan, sebanyak 36 anak-anak Israel telah tenggelam selama 2018.

Hujan deras terjadi sejak Selasa malam hingga Kamis malam di wilayah Laut Mati dan Gurun Negev inilah yang menyebabkan banjir besar.  Dinas Meteorologi memperingatkan, diperkirakan hujan deras akan terus berlanjut hingga Jumat pagi ini. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: