180 Titik Berpotensi Banjir Saat Musim Hujan di Jakarta

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 Okt 2018   15:30 WIB

Komentar
180 Titik Berpotensi Banjir Saat Musim Hujan di Jakarta

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Hujan deras beberapa hari belakangan ini telah mengguyur hampir di seluruh wilayah DKI Jakarta. Guna menghadapi banjir yang setiap tahun melanda ibukota, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, setidaknya ada 180 titik rawan banjir dan genangan rawan di DKI Jakarta.

"Hasil penghitungan kami dari Januari sampai Juni 2018, tercatat ada sekitar 180 titik genangan yang memang kejadiannya enggak terlalu lama, paling 2-3 jam itu bisa surut," kata Teguh di Balai Kota, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Teguh, dari 180 titik rawan banjir dan genangan yang telah dipetakan, pihaknya menyebut ada sekitar 80 titik yang sebelumnya juga tergenang. Salah satunya yakni di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Genangan yang biasanya terjadi di Jakarta disebabkan adanya pembangunan fasilitas umum sehingga membuat air hujan tak dapat mengalir langsung ke saluran air dan menciptakan genangan.

Tak seperti di Slipi, kawasan lain yang diprediksi terendam banjir seperti tahun-tahun sebelumnya yakni di daerah-daerah yang belum dilakukan normalisasi. Pihaknya mencontohkan, seperti yang terjadi di Jakarta Barat yang tak kunjung dilakukan normalisasi adalah kawasan Kembangan. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Prediksinya pun sama dengan tahun lalu yaitu rawan banjir hingga longsor.

"Kendalanya itu yang paling urgent ya keberadaan masyarakat, bangunan, tetapi kami tetap mengoptimalkan," ucapnya kembali.

Guna mengantisipasi terjadinya banjir dan genangan, Dinas Sumber Daya Air akan mengerahkan alat berat untuk mengeruk sungai-sungai yang berada di Ibukota Jakarta. Salah satu sungai yang telah dilakukan pengerukan yakni di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, mulai dari segmen Jembatan Kampung Melayu hingga Tongtek sepanjang 1,9 kilometer.

"Alat berat kami ada sekitar 192, sudah kami sebar untuk melakukan pengerukan, pengurasan, perbaikan-perbaikan sarana prasarana," tutup Teguh. [NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Perintahkan Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Peristiwa   25 Sep 2020 - 09:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: