Meski Musim Kemarau Panjang, Produksi Beras Karawang Surplus

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 Okt 2018   17:30 WIB

Komentar
Meski Musim Kemarau Panjang, Produksi Beras Karawang Surplus

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia ini biasanya akan berdampak pada menurunnya produktivitas hasil pertanian. Tapi kondisi ini nyatanya tak berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian di Kawarang, Jawa Barat (Jabar).

Dinas Pertanian Kabupaten Karawang menyatakan meski sebelumnya wilayah Karawang juga dilanda kekeringan, tak membuat hasil produksi gabah menjadi menurun. Bahkan saat ini Karawang surplus beras sebanyak 500 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian setempat Hanafi, di Karawang, mencatat, luas lahan pertanian mencapai sekitar 97 ribu hektare, dan rata-rata total produksinya mencapai 1,3 juta ton gabah kering panen per tahun. 

Baca Lainnya : Sumber Pencemaran di Sungai Cilamaya Karawang, Diduga dari Pabrik di Subang

“Rata-rata produksi per hektare mencapai 6,5 ton gabah kering panen,” ucap Hanafi di Karawang, Jawa Barat, Senin (22/10).

Dikatakan Hanafi, mayoritas areal sawah di Karawang bisa tanam dan panen tiga kali dalam setahun ketika air di saluran irigasi tersedia. Lebih lanjut pihaknya mengatakan, dari produksi gabah kering panen yang mencapai 1,3 juta ton per tahun, jika dikonversi dengan setara beras, maka hasilnya mencapai 800 ribu ton.

Sebagai informasi, saat ini total penduduk di Karawang sekitar 2,5 juta orang, dengan total kebutuhan beras sebanyak 300 ribu ton setiap tahun. Dengan begitu, Karawang mengalami surplus beras sebesar 500 ribu ton per tahun.

"Beras yang surplus itu biasanya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di daerah lain, termasuk Jakarta," tuturnya. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: