Gelombang Tinggi Ancam Nelayan Pantai Selatan Yogjakarta

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 Okt 2018   12:00 WIB

Komentar
Gelombang Tinggi Ancam Nelayan Pantai Selatan Yogjakarta

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang diprediksi bisa mencapai empat meter di perairan Samudra Hindia hingga ke sekitar Pantai Selatan Yogjakarta.

Karena kondisi ini, BMKG mengimbau nelayan khususnya nelayan tradisional di Pantai Selatan Jogjakarta untuk tidak melaut sementara waktu sampai cuaca kembali kondusif. BMKG mengungkapkan, potensi gelombang tinggi ini masih akan terjadi beberapa hari kedepan.

Baca Lainnya : Ada Fenomena El Nino, Jogjakarta Akan Alami Kekeringan Ekstrem?

Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogjakarta, Djoko Budiono mengatakan, gelombang tinggi ini dapat berlangsung hingga Rabu (24/10) mendatang.

"Gelombang tinggi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 24 Oktober 2018. Peringatan dini terkait gelombang tinggi itu telah disampaikan ke seluruh instansi di Yogjakarta," kata Djoko melalui keterangan persnya di Jogjakarta, Senin, (22/10).

Baca Lainnya : Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Yogyakarta Diprediksi Berlangsung 5 Hari Kedepan

Lebih lanjut dikatakan Djoko, mengacu rata-rata tinggi gelombang normal, menurutnya, biasanya hanya mencapai 2 meter. Ia menjelaskan, meningkatnya tinggi gelombang tersebut dipicu oleh kecepatan angin di laut selatan yang meningkat mencapai 6 sampai 10 knot. Kondisi ini disebabkan oleh munculnya fenomena tekanan udara rendah di sekitar Australia. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: