Cuaca Buruk Pukul Mundur Helikopter BNPB dari Kawasan Gunung Merbabu

TrubusNews
Astri Sofyanti
18 Okt 2018   20:00 WIB

Komentar
Cuaca Buruk Pukul Mundur Helikopter BNPB dari Kawasan Gunung Merbabu

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kebakaran hebat yang terjadi di Gunung Merbabu, yang masuk wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah hingga Kamis (18/10), masih belum berhasil dipadamkan. Upaya pemadaman dengan teknik water bombing juga terkendala cuaca buruk. Helikopter M18 yang melakukan pengeboman air (water bombing) akhirnya kembali mendarat karena awan tebal dan angin kencang.

“Sejak pagi tadi dilakukan water bombing untuk memadamkan kebakaran di Gunung Merbabu, tapi karena terkendala awan tebal dan angin kencang jadi heli diistirahatkan dulu,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto, Kamis (18/10).

Baca Lainnya : 400 Hektare Hutan Gunung Merbabu Terbakar, Begini Nasib Warga yang Tinggal di Lerengnya

Helikopter M18 ini diketahui milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Heli ini kemudian kembali ditarik kembali ke Lanud Ahmad Yani Semarang untuk menunggu hingga cuaca kembali kondusif sehingga water bombing bisa kembali dilakukan.

“Setelah menunggu, kita lakukan koordinasi dengan tim di lokasi titik api Gunung Merbabu apakah cuaca memungkinkan untuk dilakukan water bombing lagi. Tapi menurut tim di lapangan awan tebal turun lagi, sehingga water bombing hari ini baru dilakukan satu kali,” tambahnya.

Baca Lainnya : Kebakaran di Lereng Gunung Merbabu Meluas Hingga ke Boyolali

Pihaknya juga mengatakan, selain melakukan operasi pemadaman lewat udara, sebanyak 300 petugas gabungan yang meliputi TNI, Polri, dan lintas relawan sampai saat ini masih terus melakukan penyekatan api dengan sabit dan parang untuk memotong ranting yang ikut terbakar sehingga kebakaran tidak meluas.

“Pemadaman personel gabungan secara manual masih terus dikerjakan. Ini kita masih menunggu cuaca membaik. Kalau memungkinkan dan belum gelap kita akan water bombing lagi, tapi kalau tidak bisa ya menunggu sampai besok pagi,” ungkap Heru. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Perintahkan Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Peristiwa   25 Sep 2020 - 09:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: