Waspada, Pasang Air Laut Setinggi Dua Meter Berpotensi Hantam Pesisir Bangka

TrubusNews
Binsar Marulitua
18 Okt 2018   19:30 WIB

Komentar
Waspada, Pasang Air Laut Setinggi Dua Meter Berpotensi Hantam Pesisir Bangka

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai datangnya pasang air laut dengan ketinggian lebih dari dua meter di beberapa pesisir laut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (19/10) besok.

"Pasang air laut mencapai dua meter atau lebih harus diwaspadai karena dapat membahayakan keselamatan," kata prakirawan dari kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Omar Mukhtar di Pangkalpinang, Kamis (18/10).

Pasang air laut maksimum mencapai dua meter atau lebih berpeluang terjadi di Sungailiat Kabupaten Bangka. Di lokasi ini, potensi pasang air laut bisa mencapai 2,48 meter. Sementara itu, di wilayah Membalong Kabupaten Belitung 2,41 meter, dan di Toboali Kabupaten Bangka Selatan sekitar 2,07 meter.

Baca Lainnya : Lampung Berpotensi Terjadi Angin Kencang Hingga Gelombang Tinggi

Sedangkan pasang air laut maksimum di bawah dua meter dapat terjadi di pesisir Pantai Mentok Kabupaten Bangka Barat sekitar 1,87 meter, di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 1,79 meter, di Belinyu Kabupaten Bangka 1,73 meter, dan di Tanjungpandan Kabupaten Belitung sekitar 1,70 meter.

"Karena itu kami mengimbau warga dan wisatawan agar mewaspadai ketinggian pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas," katanya.

Pada kesempatan itu, BMKG Kota Pangkalpinang memprakirakan ketinggian gelombang di perairan dan jalur-jalur penyeberangan hanya berkisar 0,25 sampai 0,75 meter dan relatif normal. Sementara itu, ketinggian gelombang di jalur penyeberangan Selat Bangka, Selat Gelasa, Selatan Bangka, Utara Bangka, dan Selat Karimata sekitar antara 0,25 sampai 0,75 meter.

Baca Lainnya : BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Selat karimata

"Meski demikian, kami tetap mengimbau para pengguna jasa angkutan laut serta nelayan tradisional agar waspada selama berada di perairan karena ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan," ujar Omar lagi.

Di sisi lain, BMKG mengimbau masyarakat juga mewaspadai potensi awan petir cumulonimbus yang dapat menyebabkan tinggi gelombang bertambah. Kecepatan angin di jalur-jalur penyeberangan Kepulauan Bangka Belitung antara 4 hingga 26 kilometer per jam yang bergerak dari Timur ke Selatan.

Cuaca di daratan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Jumat diprakirakan cerah, cerah berawan, dan berawan dengan peluang terjadi hujan lokal di wilayah Mentok, Kabupaten Bangka Barat terutama pada dini hari. Kecepatan angin di daratan diprakirakan 10 sampai 20 kilometer per jam dengan suhu 21 sampai 32 derajat celsius dan kelembaban udara 65 hingga 95 persen. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: