Ada Fenomena El Nino, Jogjakarta Akan Alami Kekeringan Ekstrem?

TrubusNews
Astri Sofyanti
18 Okt 2018   19:00 WIB

Komentar
Ada Fenomena El Nino, Jogjakarta Akan Alami Kekeringan Ekstrem?

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Fenomena El Nino atau terjadinya pemanasan suhu air permukaan laut diprediksi akan terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah yang akan mengalami fenomena ini adalah Jogjakarta.

Namun demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai, El Nino yang akan melintasi wilayah Jogja masih dalam kategori ringan.

"Ada El Nino tapi El Nino ringan," terang Agus Sudaryatno, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jogjakarta kepada wartawan, Kamis (18/10).

Baca Lainnya : El Nino, Penyebab Mundurnya Musim Hujan di Indonesia

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat Jogja untuk tidak mengkhawatirkan terjadinya El Nino. BMKG menegaskan bahwa dampak El Nino di Jogja nanti tidak akan berdampak pada kekeringan ekstrem yang bisa memicu keringnya sumber irigasi serta sumur-sumur di pemukiman penduduk.

Saat ini sebagian besar daerah-daerah di Jogjakarta dikatakan Agus masih memasuki masa pancaroba. Selain itu, wilayah Jogjakarta yang telah mengalami musim kemarau cukup panjang, akan memasuki musim hujan dalam pada akhir November 2018 mendatang.

Agus menjelaskan, meski El Nino akan terjadi di Jogjakarta dengan kategori ringan, hujan tetap akan turut walaupun dengan intensitas yang tidak tinggi.

“Dampak El Nino yang terjadi kemungkinan membuat intensitas curah hujan musim ini berkurang. Kriteria musim hujan per bulan minimal 150 milimeter,” ucapnya lagi.

Baca Lainnya : Dampak El Nino Pemkab Banyumas Himbau Petani Ganti Varietas Padi

Sedangkan puncak musim hujan biasanya mencapai 300 milimeter per bulan, namun jika El Nino terjadi pada musim kemarau, intensitas curah hujan yang terjadi tidak sampai 300 milimeter per bulan.

"Bukan berarti tidak akan hujan sama sekali, tetap ada hujan, sehingga tidak terus kering sama sekali atau tidak ada air sama sekali," jelas Agus.

Pihaknya menambahkan, jika El Nino ringan yang terjadi musim ini kemungkinan akan membuat curah hujan lebih sedikit dibanding musim hujan tahun lalu. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: