Dongkrak Kenaikan Harga, Eksportir Ikan Hias Dianjurkan Pakai Raiser

TrubusNews
Binsar Marulitua
17 Okt 2018   22:00 WIB

Komentar
Dongkrak Kenaikan Harga, Eksportir Ikan Hias Dianjurkan Pakai Raiser

Ikan botia, salah satu ikan hias yang banyak di ekspor ke mancanegara.. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta kalangan pengekspor ikan hias memanfaatkan instalasi penyeleksi ikan atau raiser agar sebelum diekspor ikan hias diseleksi dulu. Dengan cara ini KKP menyebut, harga ikan hias bisa naik berkali-kali lipat.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Efendi Hardijanto mengatakan, hingga saat ini volume atau jumlah ekspor ikan hias Indonesia masih yang tertinggi di dunia. Namun secara nilai masih kalah dengan Singapura.

Baca Lainnya : Keren, Sulut Ekspor 1200 Ekor Ikan Hias Hidup ke Italia

"Hal itu karena ikan hias Indonesia yang diekspor belum semuanya masuk seleksi. Seperti ikan hias yang diekspor ke Singapura, ikan yang masuk dipilih dan seleksi baru diekspor lagi dengan harga yang jauh berkali-kali lipat," ujar Rifky melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/10).

Oleh karena itu, Ditambahkan Rifky, pihaknya mengajak para pengusaha eksportir ikan hias maupun pembudi daya bisa memanfaatkan raiser agar ekspor ikan hias nasional bukan hanya volumenya saja yang besar, tapi nilainya juga lebih besar.

Baca Lainnya : Eskpor Ikan Hias Indonesia Kalah dengan Singapura, Kok Bisa?

"Indonesia bisa jadi nomer satu atau raja ikan hias dunia, asalkan ikan hias yang akan diekspor bisa diseleksi dulu, jadi harganya jauh bisa lebih besar," ujarnya.

Jika sudah masuk seleksi, kualitas ikan hias Indonesia sama rata bagus, lalu langkah yang harus ditempuh yakni branding, kalau itu produk Indonesia, sehingga dunia ketika mencari ikan hias langsung datang ke Indonesia.

Rifky menyatakan, hingga saat ini, sumbangan komoditas ekspor ikan hias secara nilai masih dari jenis ikan arwana sebesar 30 persen dari jumlah ekspor ikan hias nasional.

Baca Lainnya : Nilai Ekspor Ikan Hias Indonesia Naik

Menurut data KKP, nilai ekspor ikan hias Indonesia pada 2017 sebesar 27,7 juta dolar AS atau naik 12,27 persen dibanding 2016, yang didominasi ikan hias air tawar (74 persen) seperti arwana, botia dan ikan hias air tawar lainnya. Sedangkan negara  tujuan utama ekspor ikan hias air tawar adalah China (31,85 persen), Jepang (12,2 persen), Singapura (8,1 persen) dan AS (6,7 persen).

Sementara negara tujuan utama ikan hias air laut adalah AS (22 persen) dan China (15 persen). Hingga saat ini, Indonesia memiliki raiser yang ada di Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat, dan subraiser di Blitar dan Yogyakarta. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: