Mentan: Lahan Rawa Kekayaan Besar Indonesia yang Belum Termanfaatkan

TrubusNews
Astri Sofyanti
17 Okt 2018   17:30 WIB

Komentar
Mentan: Lahan Rawa Kekayaan Besar Indonesia yang Belum Termanfaatkan

Mentan, Amran Sulaiman mengunjungi lahan rawa yang akan disulap jadi lahan pertanian di Kalsel. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menekankan, pengembangan rawa sebagai lahan pertanian produktif bisa menjamin ketahanan pangan nasional. Hal ini diungkapkan langsung oleh Mentan, Rabu (17/10) pagi dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, optimalisasi lahan rawa bisa jadi jawaban ketersediaan pangan di masa depan, di mana laju pertumbuhan penduduk berkembang cepat, dan terjadinya penyusutan luas dan produktivitas lahan pertanian.

Baca Lainnya : Mentan: Pemanfaatan Rawa Jadi Lahan Pertanian Solusi Baru di Indonesia

"Lahan rawa merupakan kekayaan besar Indonesia yang belum termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, pemanfaatannya perlu dioptimalkan. Pemikiran atau konsep-konsep pertanian lahan rawa perlu diwujudkan dalam langkah nyata, dengan implementasi, dan kerja nyata," kata Amran melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (17/10).

Lebih lanjut Mentan menjelaskan, di Indonesia terdapat sekitar 34 juta hektare lahan rawa yang tersebar di 18 provinsi, atau 300 kabupaten/kota. Dari jumlah ini, sekitar 9 juta hektare di antaranya cocok untuk pertanian namun masih dipandang sebelah mata. Besarnya potensi lahan rawa itu dikatakan Amran sebagai jawaban untuk mengoptimalkan dan pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif.

"Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengkomunikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian sumber daya lahan rawa, sehingga lahan rawa bisa produktif," lanjut Amran.

Baca Lainnya : Jokowi Siap Ubah 7,9 Ha Rawa Jadi Lahan Pertanian Produktif

Untuk itu, Taman Sain Pertanian (TSP) Lahan Rawa yang diluncurkan hari ini adalah hamparan lahan percontohan (show window). TSP lahan rawa dirancang agar dapat menunjukan berbagai inovasi dan teknologi unggul pertanian berbasis lahan rawa: inovasi teknologi penataan lahan, Konservasi dan efisiensi pemanfaatan air, ameliorasi dan pemupukan, komoditas adaptif lahan rawa, peternakan, konservasi plasma nutfah, pengelolaan limbah, dan alat mesin pertanian (Alsintan).

"Launching TSP Lahan Rawa hari ini menunjukan kesiapan Kementerian Pertanian khususnya Badan Litbang Pertanian dalam memberikan dukungan inovasi dan teknologi optimalisasi lahan rawa dan peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di lahan rawa," tutup Amran. [RN]

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: