Sepekan Kedepan, Wilayah-wilayah Berikut Terancam Banjir Bandang

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
16 Okt 2018   15:40

Komentar
Sepekan Kedepan, Wilayah-wilayah Berikut Terancam Banjir Bandang

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi banjir bandang di sejumlah daerah di Indonesia. Kondisi ini terjadi mengingat terus meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam keterangan resminya yang diterima Trubus.id, Selasa (16/10), Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, sejumlah wilayah rawan banjir bandang untuk periode satu minggu ke depan, diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Baca Lainnya : Setelah Gempa dan Tsunami, Banjir Bandang Ancam Sulteng Sepekan Kedepan

“Wilayah-wilayah tersebut rentan terjadi banjir karena berada di sekitar zona tektonik aktif yakni di kaki perbukitan struktur yang curam dan berbentuk memanjang," ucap Dwikorita.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika dilihat berdasarkan keilmuan, banjir bandang dikontrol oleh tiga kondisi. Yang pertama kondisi geologi yang terjadi pada daerah hulu dari sungai-sungai yang mengalir di zona pegunungan dengan tektonik aktif.

Yang kedua, kondisi seismisitas atau kegempaan dengan kekuatan mulai dari Magnitudo 2,5 hingga 4,0. Dan yang terakhir, adanya curah hujan ekstrem yang dapat memicu terjadinya banjir bandang.

Menurut Dwikorita, ketiga kondisi tersbeut bisa memicu terjadinya longsor dan reruntuhan batuan pada lereng dan lembah sungai pegunungan atau perbukitan tektonik aktif di bagian hulu. Endapan longsor tersebut, dikatakan Dwikorita, terakumulasi di dalam lembah-lembah sungai yang akhirnya membendung aliran sungai dari arah hulu.

Baca Lainnya : Banjir Bandang Saat Puncak Kemarau Telan Korban Jiwa di Sumbar

Saat terjadi hujan dengan intesitas lebar, endapan longsor tersebut akan terdesak atau tertekan sehingga jebol dan membentuk aliran tanah pekat bercampur air sungai yang meluncur dengan kecepatan tinggi.

"Aliran inilah yang disebut dengan banjir bandang. Jangkauan aliran banjir bandang dapat mencapai beberapa kilometer dari arah hulu," ungkapnya.

Untuk itu, BMKG meminta masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir bandang. Terutama bagi warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai. Pasalnya menurut Dwikorita, material yang dibawa oleh banjir bandang tak hanya berupa tanah dan bebatuan namun juga pepohonan tumbang. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: