Sebelum Dapat Huntap, Pemerintah Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sulteng

TrubusNews
Astri Sofyanti
15 Okt 2018   17:15 WIB

Komentar
Sebelum Dapat Huntap, Pemerintah Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sulteng

Tenda pengungsian warga terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulteng. (Foto : Trubus.id/ Thomas Aquinus)

Trubus.id -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pemerintah akan segera membangun Hunian Sementara (huntara) bagi para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Untuk sementara, masyarakat butuh hunian sementara," demikian disampaikan Wiranto melalu siaran pers di Jakarta, Senin (15/10).

Sebelumnya, pemerintah memang berjanji akan membangunkan huntara bagi warga yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulteng sebelum nantinya akan dibangunkan Hunian Tetap (huntap).

Baca Lainnya : Masa Tanggap Darurat Sulteng Kini Fokus pada Pembangunan Huntara

Kondisi ini menurut Wiranto karena para korban sudah tidak mungkin untuk tinggal di tenda-tenda pengungsian. Hal ini karena kenyamanan dan kesehatan menjadi masalah utama bagi para korban. 

Seperti kita ketahui, mayoritas warga yang terdampak bencana gempa dan tsunami masih berada di tenda-tenda pengungsian. Di tenda-tenda pengungsian ditinggali oleh banyak warga menjadi satu, kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan warga itu sendiri, karena risiko penyebaran penyakit akan lebih mudah.

Baca Lainnya : Atasi Trauma Korban Gempa, TNI Dirikan 104 Huntara di Sigi

"Maka dari itu pemerintah sudah membuat kebijakan untuk membuat rumah hunian sementara. Dihuni oleh masyarakat yang bersifat sementara," ucapnya lagi.

Pihaknya juga menegaskan, hunian sementara ini merupakan barak besar. Barak ini nantinya bisa ditempati oleh 12 kepala keluarga. Kemudian dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya MCK, dapur, hingga fasilitas rumah tangga lainnya.

"Jadi dihitung sementara 11.200 lokasi, perlu diingat karena ini sementara," tutup Wiranto. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: