Masa Tanggap Darurat Sulteng Kini Fokus pada Pembangunan Huntara

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
15 Okt 2018   11:00

Komentar
Masa Tanggap Darurat Sulteng Kini Fokus pada Pembangunan Huntara

Pengungsi korban gempa (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah tengah telah diperpanjang 14 hari, terhitung sejak 12-26 Oktober 2018.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, mengungkapkan tanggap darurat periode kedua ini akan diprioritaskan pada perbaikan sarana prasarana, pembangunan hunian sementara, dan penyediaan air bersih. 

"Saat ini kita fokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat pengungsi yang kehilangan rumah. Prioritas pada pembangunan rumah sementara, air bersih, pembangunan kerusakan infrastruktur," ucapnya kepada wartawan di Palu, Senin (15/10).

Baca Lainnya: Jumlah Pengungsi Gempa-Tsunami Sulteng Capai 61.867 Jiwa

Selain itu, pihaknya juga mengatakan, pemerintah saat ini bekerja membuka kembali akses jalan di daerah-daerah terisolasi, seperti di Kabupaten Doggala.

"Masih banyak daerah-daerah terisolir akibat gempa. Jadi bagaimana kita membuka jalan untuk transportasi," sambungnya lagi.

Pihaknya akan membangun kembali wilayah-wilayah yang terdampak gempa sehingga menjadi kota/kabupaten yang layak huni. Sehingga masyarakat terdampak bencana bisa kembali tinggal dengan nyaman, tak lagi berada di tenda-tenda pengungsian yang beresak-desakan.

Baca Lainnya: Miris, Banyak Pengungsi Gempa Sulteng Berlindung di Bawah Pohon Cokelat

Lebih lanjut Longki mengugkapkan ucapan terima kasih atas bantuan lembaga internasional, seperti PBB, Bank Dunia, dan IMF yang telah memberikan bantuan dana untuk membantu pembangunan pascabencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Kami merencanakan untuk menata kembali Sulteng sehingga menjadi kota yang layak huni. Bantuan-bantuan ini sangat membantu agar Palu menjadi kota yang lebih baik," tutupnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: