Dituding Data Beras Tidak Valid, Ini Reaksi Kementan

TrubusNews
Isna Setyanova | Followers 0
11 Okt 2018   14:31

Komentar
Dituding Data Beras Tidak Valid, Ini Reaksi Kementan

Ilustrasi Beras (Foto : Ridwan Syamsu)

Trubus.id -- Ungkapan yang menyebutkan data produksi beras Kementerian Pertanian tidak valid ditanggapi oleh sejumlah pihak. Peneliti sekaligus Koordinator Nasional Indonesia Food Watch (IFW), Pri Mex Dey mengatakan metode pengumpulan data produksi padi yang masih dipakai saat ini sudah lama ditentukan secara bersama-sama oleh BPS dengan Kementan. 

Baca Lainnya: Lagi, Peneliti Beberkan Bukti Produksi Beras Dalam Negeri Surplus

“Artinya, data yang dikumpulkan juga merupakan hasil pengolahan BPS kemudian disinkronisasikan pada rapat pembahasan Angka Tetap, Angka Sementera, Angka Ramalan yang dihadiri oleh semua perwakilan BPS pusat dan provinsi serta dinas-dinas pertanian seluruh Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kapusdatin Kementan, Ketut Kariyasa mengatakan data luas panen diperoleh langsung dari laporan riil dari para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) atau Manteri Tani di wilayah kerjanya. 

“PPL atau Manteri Tani pada saat melaporkan atau mencatat tidak mendapat tekanan dari siapapun untuk melaporkan lebih dari yang sebenarnya,” ujarnya.

Baca Lainnya: Peneliti Khawatir Impor Beras Bikin Rupiah Makin Terpuruk

Meski demikian, dalam rangka perbaikan data pangan, Ketut menyambut dengan baik adanya metode baru dalam perhitungan luas panen, yaitu Kerangka Sampel Area (KSA) yang sedang dikembangkan oleh BPS. Ketut berharap hasilnya bisa selesai secepatnya

“Namun yang perlu dicatat bahwa sekalipun dengan menggunakan metode KSA, melalui program-program terebosan yang sedang dijalankan pemerintah melalui Kementan, kami yakin produksi padi atau beras dalam negeri akan tetap lebih besar dari kebutuhannya,” tegasnya [SN].

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: