Bali Diguncang Gempa, Banyak Rumah di Jembrana Rusak

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
11 Okt 2018   12:30

Komentar
Bali Diguncang Gempa, Banyak Rumah di Jembrana Rusak

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo yang melanda Jawa Timur dan Pulau Dewata Bali, mengakibatkan banyak rumah di Kabupaten Jembrana rusak. Guncangan gempa pertama kali dirasakan warga sekitar pukul 02.44 WITA. Meski banyak rumah warga rusak akibat guncangan gempa, belum ada laporan korban jiwa ataupun warga yang luka-luka.

Berdasarkan pantauan sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrna, I Ketut Susilo Kamis, (11/10) mengatakan, sejumlah rumah di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo rusak. Selain itu, di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana dan Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara. Sedangkan di Dusun Pasar, Desa Yehembang, dikatakan Ketut, mengalami kerusakan berupa runtuhnya sebagain atap rumah warga. Sementara di Kelurahan Loloan Barat, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan seperti runtuhnya tembok rumah.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan seperti candi bentar (gapura), Kantor Samsat Jembrana nyaris roboh serta tembok SD Negeri 1 Loloan Timur juga mengalami kerusakan ringan. Sedangkan di Kelurahan Loloan Timur, salah satu rumah warga, Marwati, di Jalan Gunung Semeru juga mengalami kerusakan, namun seluruh anggota keluarganya selamat dari gempa yang dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Jembrana tersebut.

Baca Lainnya : BMKG Ungkap Gempa Situbondo Jenis Dangkal

"Kami masih terus melakukan pemantauan dengan terjun langsung ke lapangan dan juga menunggu laporan dari masyarakat serta aparat desa soal kerusakan akibat guncangan gempa," ujarnya.

Terkait gempa yang dirasakan warga Kabupaten Jembrana, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jembrana Rahmat Prasetya mengungkapkan, jika dihitung dari pusat gempa, kekuatan guncangan yang sampai di daerah ini berada pada skala III sampai IV mmi, dengan beberapa titik yang mengalami kerusakan kekuatannya mencapai lima sampai enam mmi.

Baca Lainnya : Pemerintah Segera Garap Peta Mikrozonasi Gempa Bumi

"Kalau kekuatan di pusat gempa pakai skala ritcher, sedangkan daerah yang merasakan dampak gempa diukur dalam skala mmi. Yang dirasakan warga Kabupaten Jembrana pada dinihari itu kekuatannya antara III sampai IV mmi, namun di beberapa lokasi yang terjadi kerusakan, kekuatannya mencapai V sampai VI mmi," terang Rahmat.

Selain itu, BMKG mencatat gempa bumi terjadi di wilayah Laut Bali pukul 01.44.57 WIB itu dibangkitkan deformasi atau pemisahan batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik. Guncangan gempa itu dilaporkan dirasakan di daerah Denpasar, Karangkates (Malang, Jatim), Situbondo (Jatim), Sumenep (Madura, Jatim), Gianyar (Bali), Lombok Barat (NTB), dan Mataram. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: