190.180 Warga Sigi Bertahan di Pengungsian, Takut Gempa Susulan

TrubusNews
Binsar Marulitua
10 Okt 2018   18:00 WIB

Komentar
190.180 Warga Sigi Bertahan di Pengungsian, Takut Gempa Susulan

Korban Gempa (Foto : Thomas Aquinus/ Trubus.id)

Trubus.id -- Sebanyak 190.180 warga korban gempa di Kabupaten Sigi masih bertahan di lokasi pengungsian pada Rabu (10/10).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Gayus Sampe mengatakan, para pengungsi tersebar di 12 dari 16 kecamatan yang terdampak bencana pada 28 September 2018.

Warga yang terdampak bencana tinggal di lokasi pengungsian di Kecamatan Biromaru, Dolo, Marawola, Dolo Selatan, Kulawi, Lindu, Pipikoro, Kulawi Selatan, Konovaro, Gumbasa, Tanambulava, Dolo Barat, Palolo, Kinovaro, dan Nokilalaki.

Sampai saat ini, kata Gayus, sebagian warga belum mau kembali ke rumah meski tempat tinggal mereka hanya mengalami kerusakan ringan atau sama sekali tidak rusak.

Baca Lainnya: Korban Gempa yang Tersebar di Kabupaten Sigi Terus Bertambah

Warga memilih tinggal sementara di lokasi pengungsian meski hanya berteduh di tenda-tenda dan makan seadanya karena takut gempa datang lagi.

Gempa susulan dengan magnitudo kecil sampai sekarang masih terjadi dan setiap kali merasakan getaran warga yang tinggal di dalam tenda langsung berhamburan keluar.

"Saya baru akan kembali pulang jika kondisi sudan benar-benar normal. Artinya sudah tidak ada gempa susulan," kata Mety, warga Desa Bolapapu di Kecamatan Kulawi.

Barnabas, warga Kecamatan Lindu, juga demikian. Ia mengaku lebih tenang tinggal di tenda darurat ketimbang pulang ke rumah dengan kekhawatiran menghadapi dampak gempa. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: